Ketua MUI Bandung: Daripada Ikut Aksi 299 Lebih Baik Puasa

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung, Miftah Faridl. twitter.com

    Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung, Miftah Faridl. twitter.com

    TEMPO.CO, Bandung - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung, Miftah Faridl, mengimbau kepada umat Islam di Kota Bandung untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat dibanding mengikuti Aksi 299 di Jakarta, hari ini, Jumat, 29 September 2017.

    "Imbauan warga Kota Bandung pada 9 sampai 10 Muharam diisi dengan bersaum dan berdzikir. Enggak boleh marah, membentak-membentak dan segalanya. Aksi harus dijaga. Fokus mengaji dan beribadah," ujar Miftah kepada wartwan di kantornya, Kamis, 28 September 2017.

    Baca: Aksi 299 di Senayan, Pimpinan DPR Tak Yakin Dipolitisasi

    Bertepatan dengan agenda Aksi 299, di kantor MUI Kota Bandung, digelar acara tausiah. Acara tersebut untuk merefleksikan hijrah pada momen tahun baru Hijriah.

    "MUI Bandung malah mengadakan kegiatan di kantor. Saya penceramahnya. Saya undang bapak-bapak dan ibu-ibu untuk silahrutahmi dalam momen tahun baru Hijriah," katanya.

    Kendati demikian, ia tidak melarang kepada umat Islam di Kota Bandung mengikuti Aksi 299. Namun, ia menitip pesan agar tidak melakukan hal-hal yang mengancam kesatuan bangsa. "Jangan sampai ada hal-hal yang memecah belah bangsa sendiri," ujarnya.

    Baca: Said Aqil Soal Aksi 299: Mumpung Ada yang Membiayai...

    Aksi 299 akan diikuti oleh sejumlah ormas Islam. Adapun isu yang dibawa oleh demonstran yakni mewaspadi bangkitnya Partai Komunis Indonesia (PKI) dan penolakan Perpu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Perpu Ormas).

    IQBAL T. LAZUARDI S.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.