Jokowi: Pejabat Jangan Ladeni yang Mengaku Keluarga Saya

Reporter

Kamis, 16 Februari 2017 20:23 WIB

Terdakwa kasus dugaan suap penghapusan pajak yang merupakan Direktur Utama PT EK Prima Ekspor Indonesia, Ramapanicker Rajamohanan Nair menggunakan hak pilih di TPS 19, Gedung KPK, Jakarta, Rabu (15/2). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

TEMPO.CO, Jakarta - Munculnya nama Arif Budi Sulistyo, adik ipar Presiden Joko Widodo, dalam dakwaan Ramapanicker Rajamohan Nair yang terjerat perkara suap pegawai pajak membuat Presiden Joko Widodo mengeluarkan peringatan. Ia mengingatkan menteri, kepala lembaga negara, ataupun pejabat lainnya agar jangan mau dimanfaatkan orang yang mengaku keluarganya.

"Mungkin sudah lebih dari lima kali (memperingatkan agar jangan mau ditipu)," kata Presiden Joko Widodo ketika ditanya Tempo di Istana Kepresidenan, Kamis, 16 Februari 2017.

Baca:
Adik Ipar & Suap Pejabat Pajak, Jokowi: Diproses Hukum Saja
Kasus Suap Pajak, Tersangka Akui Kenal Adik Ipar Jokowi

Dalam dakwaan Ramapanicker, nama adik ipar Presiden Joko Widodo disebut-sebut. Ramapanicker menyelesaikan masalah pajak PT EK Prima Ekspor Indonesia dengan meminta Arif membantunya.

Arif mengiyakan permintaan Ramapanicker. Ia kemudian meminta bantuan Pejabat Penyidik Pegawai Negeri Sipil Ditjen Pajak Handang Sukarno untuk mengurus perkara Ramapanicker yang belakangan disuap Rp 1,9 miliar. Dalam surat dakwaan disebutkan bahwa Arif bertemu dengan Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiasteadi meski tak dijelaskan untuk apa.

Baca juga:
KPK: Lakukan Proses Hukum, Tak Peduli Arif Adik Ipar...
Kasus Suap Pejabat Pajak, Begini Bunyi WA Adik Ipar...

Jauh sebelum pertemuan itu, Presiden Joko Widodo pernah mengeluarkan edaran yang pada intinya meminta pejabat negara untuk tidak meladeni orang-orang yang mengaku-ngaku keluarganya. Selain itu, Presiden meminta agar pejabat tidak percaya jika ada orang yang mengklaim mendapat perintah darinya.

Presiden Joko Widodo berkata, peringatannya agar tidak mudah percaya itu sudah jelas. Oleh karenanya, ia berharap pejabat negara bisa waspada. "Dalam sidang kabinet, pertemuan dengan dirut-dirut BUMN, semua saya sampaikan (soal peringatan). Dan, saya rasa, penjelasan saya sangat jelas."

ISTMAN M.P.

Berita terkait

Presiden Jokowi Dorong Hilirisasi untuk Stabilkan Harga Jagung

1 jam lalu

Presiden Jokowi Dorong Hilirisasi untuk Stabilkan Harga Jagung

Harga Jagung di tingkat petani anjlok saat panen raya. Presiden Jokowi mendorong hilirisasi untuk menstabilkan harga.

Baca Selengkapnya

Diperpanjang hingga 2061, Ini Kronologi Kontrak Freeport di Indonesia

12 jam lalu

Diperpanjang hingga 2061, Ini Kronologi Kontrak Freeport di Indonesia

Pemerintah memperpanjang kontrak PT Freeport Indonesia hingga 2061 setelah kontrak mereka berakhir pada 2041 dengan kompensasi penambahan saham 61%

Baca Selengkapnya

Gibran Sebut Siapkan Roadmap Soal Partai Politiknya ke Depan

12 jam lalu

Gibran Sebut Siapkan Roadmap Soal Partai Politiknya ke Depan

Gibran mengaku telah memiliki roadmap untuk partai politik yang dipilihnya setelah tak bergabung lagi dengan PDIP.

Baca Selengkapnya

Apple dan Microsoft Bilang ke Jokowi Mau Investasi di Indonesia, Ahli ICT Beri Catatan Ini

14 jam lalu

Apple dan Microsoft Bilang ke Jokowi Mau Investasi di Indonesia, Ahli ICT Beri Catatan Ini

Ahli ini menyatakan tak anti investasi asing, termasuk yang dijanjikan datang dari Apple dan Microsoft.

Baca Selengkapnya

Kontrak Freeport Diperpanjang hingga 2061, Bahlil: Kita Kembalikan Milik Orang Indonesia

15 jam lalu

Kontrak Freeport Diperpanjang hingga 2061, Bahlil: Kita Kembalikan Milik Orang Indonesia

Pemerintah bakal memperpanjang kontrak PT Freeport hingga 2061. Menteri Bahlil Lahadalia klaim Freeport sudah jadi perusahaan milik Indonesia.

Baca Selengkapnya

Panen Jagung di Sumbawa, Presiden Tekankan Pentingnya Jaga Keseimbangan Harga

15 jam lalu

Panen Jagung di Sumbawa, Presiden Tekankan Pentingnya Jaga Keseimbangan Harga

Presiden Joko Widodo, menekankan pentingnya menjaga keseimbangan harga baik ditingkat petani, pedagang maupun peternak

Baca Selengkapnya

Hardiknas 2024: Jokowi dan Nadiem Makarim Sampaikan Pesan Ini

16 jam lalu

Hardiknas 2024: Jokowi dan Nadiem Makarim Sampaikan Pesan Ini

Apa pesan Presiden Jokowi dan Mendikburistek Nadiem Makarim dalam peringatan Hardiknas 2024?

Baca Selengkapnya

Harga Jagung Anjlok karena Panen Raya, Jokowi: Kurang Baik untuk Petani

16 jam lalu

Harga Jagung Anjlok karena Panen Raya, Jokowi: Kurang Baik untuk Petani

Jokowi mengatakan panen raya jagung terjadi mulai dari Sumbawa Barat, Dompu, hingga Gorontalo.

Baca Selengkapnya

Terkini Bisnis: Jokowi Resmikan Bendungan Tiuk Suntuk di NTB, Respons BTN Atas Dugaan Raibnya Uang Nasabah

16 jam lalu

Terkini Bisnis: Jokowi Resmikan Bendungan Tiuk Suntuk di NTB, Respons BTN Atas Dugaan Raibnya Uang Nasabah

Presiden Joko Widodo alias Jokowi meresmikan Bendungan Tiu Suntuk di Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Baca Selengkapnya

Kaesang Sebut Ayahnya Bakal Bantu Kampanye di Pilkada, Jokowi: Itu Urusan PSI Lah

17 jam lalu

Kaesang Sebut Ayahnya Bakal Bantu Kampanye di Pilkada, Jokowi: Itu Urusan PSI Lah

Presiden Joko Widodo alias Jokowi buka suara soal dirinya yang disebut akan membantu Partai Solidarits Indonesia (PSI) kampanye untuk Pilkada.

Baca Selengkapnya