Gandeng Pelni, BNN Akan Tumpas Narkoba Lewat Jalur Laut

Reporter

Kamis, 12 Mei 2016 03:50 WIB

Badan Narotika Nasional (BNN) melakukan kampanye stop peredaran narkoba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, 8 April 2016. BNN menyatakan perang melawan narkoba dan akan menindak tegas semua unsur yang terlibat dalam peredaran narkoba. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) baru saja menandatangani nota kesepahaman Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di bidang transportasi laut dengan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Persero di kantor Pelni, Jakarta Pusat, pada Rabu, 11 Mei 2016.

“Tujuannya untuk menjalin kerja sama terkait dengan upaya P4GN sesuai dengan kompetensi yang dimiliki masing-masing pihak,” ujar juru bicara BNN, Komisaris Besar Slamet Pribadi, saat dihubungi pada Rabu, 11 Mei 2016.

Slamet menjelaskan, Indonesia merupakan negara kepulauan dan tengah menjadi destinasi pilihan para wisatawan untuk wisata bawah laut. Akibatnya, mobilitas transportasi jalur laut pun semakin tinggi dan kapal laut pun menjadi salah satu moda transportasi pilihan masyarakat untuk dapat menyambangi pulau-pulau di Indonesia.

Menurut Slamet, hal itulah yang menjadi perhatian BNN. Terlebih, banyaknya pelabuhan kecil menjadikan Indonesia sebagai sasaran empuk sindikat narkotik internasional. “Banyak kasus kejahatan narkoba yang menggunakan transportasi laut sebagai alternatif jalur penyelundupan.”

Slamet menjelaskan, pertahanan Indonesia menjadi lemah ketika pelabuhan-pelabuhan kecil terluar tidak memiliki pengawasan yang ketat terhadap penyelundupan narkoba.

Alasan BNN menggandeng Pelni adalah karena saat ini Pelni mengoperasikan 25 unit kapal penumpang dan tiga unit kapal barang. Rutenya tidak hanya meliputi pulau besar saja, tapi juga pulau-pulau kecil terluar Indonesia. Kapal Pelni menyinggahi 92 pelabuhan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Ruang lingkup kerja sama yang disepakati meliputi aktivitas diseminasi informasi dan advokasi terkait dengan P4GN, peningkatan peran serta Pelni sebagai pegiat antinarkoba, serta pelaksanaan tes/uji narkoba di lingkungan Pelni.

Di bidang pemberantasan, kedua pihak sepakat akan melakukan kerja sama pengawasan terhadap lalu lintas orang dan barang yang dicurigai menggunakan jalur pelayaran. Pelni juga akan melakukan deteksi dini terhadap upaya peredaran gelap dan penyelundupan narkoba. Keduanya juga sepakat akan menggelar operasi bersama terkait dengan upaya P4GN di atas kapal milik Pelni.

BAGUS PRASETIYO




Baca juga:
Pemerkosa Yuyun: Dibui 10 Tahun, Rok Jadi Bukti, Ini Mereka!
Tragedi Yuyun dan Feby: Inilah 5 Hal yang Mengerikan

Berita terkait

Kurir Pabrik Ganja Sintetis Pinaca Mengaku Dijanjikan akan Dibayar Rp 80-Rp 100 Juta

14 jam lalu

Kurir Pabrik Ganja Sintetis Pinaca Mengaku Dijanjikan akan Dibayar Rp 80-Rp 100 Juta

GBH, kurir tempat produksi ganja sintetis di Sentul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, mengaku dijanjikan oleh pengendali imbalan Rp 80-100 juta.

Baca Selengkapnya

Polisi Ungkap Tempat Produksi Ganja Sintetis 'Pinaca' di Sentul, Bahan Baku Dibeli dari Cina Pakai Crypto

17 jam lalu

Polisi Ungkap Tempat Produksi Ganja Sintetis 'Pinaca' di Sentul, Bahan Baku Dibeli dari Cina Pakai Crypto

Polda Metro Jaya mengungkap laboratorium terselubung narkoba jenis cannabinoid/MDMB-4en-Pinaca atau ganja sintetis di Sentul, Bogor.

Baca Selengkapnya

Bahaya Konsumsi Paracetamol Sembarangan, Perlu Perhatikan Dosis yang Tepat

1 hari lalu

Bahaya Konsumsi Paracetamol Sembarangan, Perlu Perhatikan Dosis yang Tepat

Paracetamol tidak dapat dikonsumsi sembarangan karena memiliki efek dan bahaya bagi kesehatan. Perhatikan dosis yang disarankan.

Baca Selengkapnya

Polda Metro Jaya Gelar Olah TKP Industri Rumahan Narkoba di Sentul Hari Ini

3 hari lalu

Polda Metro Jaya Gelar Olah TKP Industri Rumahan Narkoba di Sentul Hari Ini

Rumah yang menjadi tempat industri narkoba ini terdiri atas dua lantai, dengan cat berwarna kuning keemasan.

Baca Selengkapnya

Polisi Tangkap Rio Reifan 5 Kali karena Narkoba, Sederet Bahaya Konsumsi Sabu

3 hari lalu

Polisi Tangkap Rio Reifan 5 Kali karena Narkoba, Sederet Bahaya Konsumsi Sabu

Artis Rio Reifan kelima kali ditangkap polisi karena kasus narkoba. Apa itu sabu dan bahaya menggunakannya?

Baca Selengkapnya

Polres Metro Depok Tangkap 2 Kurir Narkoba Modus Tempel dan Bungkus Permen

3 hari lalu

Polres Metro Depok Tangkap 2 Kurir Narkoba Modus Tempel dan Bungkus Permen

Dari kedua kurir narkoba itu, polisi juga mengamankan 6 botol liquid ganja cair dan alat hisap.

Baca Selengkapnya

Selebritas Berkali-kali Kejeblos Kasus Narkoba, Terakhir Rio Reifan Ditangkap Kelima Kalinya

3 hari lalu

Selebritas Berkali-kali Kejeblos Kasus Narkoba, Terakhir Rio Reifan Ditangkap Kelima Kalinya

Polisi tangkap selebritas Rio Reifan kelima kalinya dalam kasus narkoba. Berikut beberapa artis lain yang berkali-kali terjerat barang haram itu.

Baca Selengkapnya

Rapper Sik-K Serahkan Diri ke Polisi karena Konsumsi Narkoba Januari Lalu

3 hari lalu

Rapper Sik-K Serahkan Diri ke Polisi karena Konsumsi Narkoba Januari Lalu

Baru terungkap, rapper Korea Selatan berusia 30 tahun yang menyerahkan diri ke kantor polisi pada Januari lalu adalah Sik-K.

Baca Selengkapnya

Polisi Bakal Ulang Tes Urine Rio Reifan, Dalami Status Sebagai Pemakai atau Sekaligus Pengedar

4 hari lalu

Polisi Bakal Ulang Tes Urine Rio Reifan, Dalami Status Sebagai Pemakai atau Sekaligus Pengedar

Polisi mengatakan Rio Reifan baru keluar dari lapas setelah menjalani hukuman 3 tahun penjara pada Februari 2024.

Baca Selengkapnya

Desak Polisi Usut Anggota Polda Metro Jaya Pesta Narkoba Secara Terbuka, IPW: Terapkan Jargon Presisi

4 hari lalu

Desak Polisi Usut Anggota Polda Metro Jaya Pesta Narkoba Secara Terbuka, IPW: Terapkan Jargon Presisi

Menurut IPW, polisi pesta narkoba di Depok harus diberi sanksi lebih berat karena mereka tahu mengonsumsi narkoba itu dilarang.

Baca Selengkapnya