Wiranto Siap Jadi Capres Lagi di 2014  

Reporter

Editor

Selasa, 22 Mei 2012 12:40 WIB

TEMPO/Hariandi Hafid

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Hanura Wiranto mengatakan dia siap kembali mencalonkan diri pada Pemilihan Presiden 2014 mendatang. "Kalau maju lagi saya siap, apalagi ini sudah amanah dari seluruh kader Hanura untuk bangsa dan negara," ujar Wiranto di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa, 22 Mei 2012.

Menurut jenderal purnawirawan TNI ini, pencalonan dirinya sudah diputuskan pada Rapat Kerja Nasional Hanura akhir 2011 lalu. Dalam rakernas itu, 33 DPD sepakat mencalonkan Wiranto sebagai calon tunggal. "Itu sudah putus," ujar dia.

Para ketua DPD yang hadir saat itu menilai pencalonan Wiranto akan mendongkrak popularitas Hanura. "Ketua DPD menyatakan perlu ikon untuk menjual partai."

Hanura, kata Wiranto, juga telah membangun komunikasi dengan semua partai. Namun, belum ada pembicaraan khusus mengenai pengusungan pasangan calon presiden dan wakil presiden. "Saya belum melirik calon presiden nanti, sekarang memikirkan bagaimana menyukseskan partai.

Untuk membangun koalisi menghadapi pemilihan, menurut Wiranto, Hanura akan menunggu dulu hasil revisi Undang-Undang Pilpres yang akan dibahas DPR. Dia hanya memastikan partainya tetap akan berkoalisi dalam menghadapi pemilihan presiden. "Dalam kondisi sekarang tidak mungkin satu partai mengajukan pasangan sendiri," ujarnya.

Soal partai mana yang akan didekati, Wiranto belum mau mengatakannya. "Nanti lihat perkembangan situasi. Politik itu dinamis."

IRA GUSLINA SUFA

Berita terkait

Survei Capres Muhaimin Iskandar Rendah, PKB: Masih Ada Peluang

27 Desember 2021

Survei Capres Muhaimin Iskandar Rendah, PKB: Masih Ada Peluang

Dalam survei tersebut Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar hanya dipilih 0,1 persen responden.

Baca Selengkapnya

DPR Dorong KPU dan Bawaslu Antisipasi Potensi Masalah Pemilu 2024

22 Desember 2021

DPR Dorong KPU dan Bawaslu Antisipasi Potensi Masalah Pemilu 2024

Komisi II DPR meminta KPU dan Bawaslu Provinsi Jawa Barat mengantisipasi kesulitan pemilih menggunakan hak pilih, lantaran diprediksi akan banyak surat suara.

Baca Selengkapnya

Isnilon dan Omar Maute Tewas, Wiranto Merujuk Pertemuan Manado

16 Oktober 2017

Isnilon dan Omar Maute Tewas, Wiranto Merujuk Pertemuan Manado

Wiranto berujar pemerintah Indonesia akan menanyakan ke Filipina kapan kira-kira masalah ISIS di Marawi tuntas.

Baca Selengkapnya

Setya Novanto: Golkar Siap Menangkan Jokowi di Pilpres 2019  

27 Maret 2017

Setya Novanto: Golkar Siap Menangkan Jokowi di Pilpres 2019  

Setya Novanto mengungkap hitung-hitungan apabila Jokowi kembali berhadapan dengan Prabowo dalam pilpres 2019.

Baca Selengkapnya

Gagal Pilkada DKI, AHY Punya Modal Besar Ikut Pilpres 2019

22 Maret 2017

Gagal Pilkada DKI, AHY Punya Modal Besar Ikut Pilpres 2019

Qodari mengatakan masyarakat cukup mengenal figur Agus Yudhoyono atau AHY ini

Baca Selengkapnya

Tiap Parpol Bisa Ajukan Calon Presiden, Jokowi: Masih Proses

16 Januari 2017

Tiap Parpol Bisa Ajukan Calon Presiden, Jokowi: Masih Proses

RUU Permilu Diperkirakan selesai sekitar bulan empat ke depan.

Baca Selengkapnya

Sindrom I Want SBY Back, Sinyal Ani Yudhoyono Maju Capres?

10 September 2015

Sindrom I Want SBY Back, Sinyal Ani Yudhoyono Maju Capres?

Ada spekulasi bahwa Demokrat memunculkan sindrom I Want SBY Back untuk mempersiapkan Ani Yudhoyono.

Baca Selengkapnya

Jokowi Tak Butuh, Relawan Bakal Membubarkan Diri

28 Oktober 2014

Jokowi Tak Butuh, Relawan Bakal Membubarkan Diri

Sampai saat ini mereka masih menunggu kepastian dari Jokowi.

Baca Selengkapnya

Jokowi Dilantik, Relawan Jokowi-JK Berevolusi

13 Oktober 2014

Jokowi Dilantik, Relawan Jokowi-JK Berevolusi

Relawan Jokowi-JK turut mengontrol realisasi program pemerintah di pedesaan.

Baca Selengkapnya

Fahri: Koalisi Pro-Prabowo Tidak Berencana Pilpres MPR  

9 Oktober 2014

Fahri: Koalisi Pro-Prabowo Tidak Berencana Pilpres MPR  

"Enggak ada agenda itu. Makanya, tidak perlu ditanyakan,"
kata


Fahri Hamzah soal agenda mengubah pemilihan presiden dari



langsung menjadi lewat MPR.

Baca Selengkapnya