Densus Tangkap 3 Tersangka Teroris di Bima NTB

Reporter

Skor.id

Editor

Juli Hantoro

Rabu, 22 Juni 2022 16:55 WIB

Ilustrasi anggota teroris. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Detasemen Khusus 88 Antiteror menangkap 3 tersangka teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah atau JAD di Bima, Nusa Tenggara Barat. Dua di antaranya merupakan mantan narapidana terorisme.

Densus 88 mengamankan 3 tersangka terorisme pada Minggu 19 Juni 2022,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Ahmad Ramadhan, Rabu, 22 Juni 2022.

Ramadhan mengatakan tersangka pertama berinisial S. Dia pernah terlibat pelatihan militer di Poso pada 2012, pernah ikut meracik bom rakitan untuk mengebom pos polisi di Poso dan menyembunyikan buronan teroris Santoso.

S divonis pada 2013 dan bebas pada 2019. Dia ditangkap lagi kemarin karena diduga kembali bergabung ke JAD.

Tersangka kedua berinisial AS yang juga mantan napi terorisme. Dia pernah ditangkap karena terlibat JAD. AS bebas pada 2020 namun kembali bergabung ke JAD sehingga ditangkap lagi. Tersangka terakhri berinisial MH. MH diduga kerap mengikuti kajian kelompok JAD dan mengikuti pelatihan fisik di Bima. Polisi menduga MH memiliki keahlian membuat senjata tajam.

Advertising
Advertising

Ramadhan mengatakan ketiga tersangka ditahan di Polda NTB. Densus masih melakukan penelusuran mendalam mengenai jaringan teroris tersebut.

Baca juga: Polisi Tangkap 3 Terduga Teroris Jaringan Jamaah Islamiyah di Bengkulu

Berita terkait

Soal Alat Sadap IMSI Catcher di Indonesia, Ini Kata Bos Polus Tech

6 jam lalu

Soal Alat Sadap IMSI Catcher di Indonesia, Ini Kata Bos Polus Tech

Bos Polus Tech mengakui kesulitan untuk mengawasi penggunaan alat sadap oleh pembeli.

Baca Selengkapnya

TPNPB-OPM Tanggapi Rencana TNI-Polri Kerahkan Pasukan Tambahan di Intan Jaya

7 jam lalu

TPNPB-OPM Tanggapi Rencana TNI-Polri Kerahkan Pasukan Tambahan di Intan Jaya

Menurut Sebby Sambom, penambahan pasukan itu tak memengaruhi sikap TPNPB-OPM.

Baca Selengkapnya

Cara Kerja Teknologi Pengintai Asal Israel yang Masuk Indonesia: Palsukan Situs Berita

19 jam lalu

Cara Kerja Teknologi Pengintai Asal Israel yang Masuk Indonesia: Palsukan Situs Berita

Sejumlah perusahaan asal Israel diduga menjual teknologi pengintaian atau spyware ke Indonesia. Terungkap dalam investigasi gabungan Tempo dkk

Baca Selengkapnya

Syarat Penerimaan Polri Lengkap 2024 dan Cara Daftarnya

1 hari lalu

Syarat Penerimaan Polri Lengkap 2024 dan Cara Daftarnya

Berikut ini syarat penerimaan SIPSS, Taruna Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri 2024 serta tata cara pendaftarannya yang perlu diketahui.

Baca Selengkapnya

Amnesty Desak DPR dan Pemerintah Buat Aturan Ketat Impor Spyware

1 hari lalu

Amnesty Desak DPR dan Pemerintah Buat Aturan Ketat Impor Spyware

Amnesty mendesak DPR dan pemerintah membuat peraturan ketat terhadap spyware yang sangat invasif dan dipakai untuk melanggar HAM

Baca Selengkapnya

Investigasi Tempo dan Amnesty International: Produk Spyware Israel Dijual ke Indonesia

2 hari lalu

Investigasi Tempo dan Amnesty International: Produk Spyware Israel Dijual ke Indonesia

Investigasi Amnesty International dan Tempo menemukan produk spyware dan pengawasan Israel yang sangat invasif diimpor dan disebarkan di Indonesia.

Baca Selengkapnya

Soal Kematian Brigadir RAT, Kompolnas Ungkap Sejumlah Kejanggalan

2 hari lalu

Soal Kematian Brigadir RAT, Kompolnas Ungkap Sejumlah Kejanggalan

Kompolnas menilai masih ada sejumlah kejanggalan dalam kasus kematian Brigadir RAT.

Baca Selengkapnya

Kata Komnas HAM Papua soal Permintaan TPNPB-OPM Warga Sipil Tinggalkan Kampung Pogapa: Wajar Demi Keselamatan

2 hari lalu

Kata Komnas HAM Papua soal Permintaan TPNPB-OPM Warga Sipil Tinggalkan Kampung Pogapa: Wajar Demi Keselamatan

Komnas HAM Papua menyatakan permintaan TPNPB-OPM bukan sesuatu yang berlebihan.

Baca Selengkapnya

Korlantas Polri Tegaskan Pelat Dinas Berkode ZZ Harus Patuhi Aturan Ganjil Genap

3 hari lalu

Korlantas Polri Tegaskan Pelat Dinas Berkode ZZ Harus Patuhi Aturan Ganjil Genap

Korlantas Polri memastikan pelat nomor khusus kendaraan dinas berkode 'ZZ' harus tetap mematuhi aturan ganjil genap.

Baca Selengkapnya

Korlantas Ungkap Banyak Lembaga Negara Buat Pelat Dinas Tapi Tak Tercatat di Database Polri

3 hari lalu

Korlantas Ungkap Banyak Lembaga Negara Buat Pelat Dinas Tapi Tak Tercatat di Database Polri

Korlantas Polri mengungkap, terdapat banyak lembaga negara yang membuat pelat kendaraan dinas dan STNK khusus sendiri.

Baca Selengkapnya