Zacky Anwar Sebut ada 300 Mantan Kopassus Ingin Jenguk Soenarko

Sabtu, 1 Juni 2019 08:32 WIB

Mayor Jenderal TNI (Purnawirawan), Zacky Anwar Makarim juga pernah dicekal masuk Amerika Serikat pada Februari 2014. Kongres Amerika Serikat menilai pimpinan TNI belum diadili menurut kaidah peradilan internasional terkait peristiwa Santa Cruz di Timor Leste pada 12 November 1991. TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Kepala Badan Intelijen ABRI Mayor Jenderal (purn) Zacky Anwar Makarim mengaku khawatir dengan perkembangan keamanan Indonesia ke depan. Salah satunya, ia kecewa terhadap penetapan tersangka mantan Komandan Jenderal Kopassus Mayor Jenderal (Purn) Soenarko.

Baca: Kuasa Hukum dan Sejumlah Purnawirawan TNI Bela Soenarko

"Saya dua puluh tahun berdinas di Kopassus, saya terpanggil ada komandan jenderal Kopassus akan diadili soal makar," kata Zacky saat menghadiri konferensi pers yang digelar tim kuasa hukum mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus Mayjen (purn) Soenarko di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, Jumat, 31 Mei 2019.

Zacky mengaku mendapat kunjungan dari ratusan purnawirawan Kopassus yang tinggal dari sejumlah daerah. Ada yang dari Serang, Banten, Jawa Barat, Solo, Jawa Tengah, dan Jakarta. Zacky mengatakan ada pula purnawirawan Kopassus generasi yang amat senior, yaitu Trikora. Menurut dia, mereka menyampaikan kerisauan luar biasa atas penangkapan dan penahanan Soenarko.

"Ini ada (Mayor) Jenderal Heros Paduppai, kemarin dia bawa 60 orang dari Serang, yang mau datang 300 orang. Dia bawa nengok Soenarko," kata Zacky.

Zacky bercerita dia berada di rumah tahanan militer di Guntur, Jakarta Selatan, tempat Soenarko diterungku ketika para purnawirawan itu datang. Dia mengaku sampai harus menenangkan mereka dan para istri yang juga ikut dalam rombongan. Sebab, kata dia, akhirnya jumlah pengunjung di rutan dibatasi hanya untuk 80 orang.

"Terpaksa saya bicara untuk menenangkan situasi. Mereka marah, ibu-ibu lebih marah lagi. Mau diapakan kami punya komandan-komandan ini. Jadi kehadiran saya ini adalah untuk menenangkan situasi," ucap mantan Ketua Satgas Panitia Penentuan Pendapat Timor Timur ini.

Berikutnya, Zacky juga mengaku mendapat pemberitahuan dari Aceh. Kata dia, para mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka menyatakan ingin datang membesuk Soenarko. Purnawirawan berdarah Minangkabau-Arab ini kemudian membujuk mereka agar tak usah datang, dan percaya pada proses hukum yang sedang diupayakan.

"Ini akan menjadi mematangkan situasi, tidak bagus, karena itu saya bilang tidak usah datang. Kami akan selesaikan, kami akan menghargai jalur hukum yang ada," ujar Zacky.

Baca: Mantan Kepala BAIS TNI Tak Percaya Soenarko Bakal Makar

Soenarko ditangkap dan ditahan atas tuduhan kepemilikan senjata ilegal, yang menurut versi polisi ialah senapan jenis M4 Carbine. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto sebelumnya mengatakan senjata itu berasal dari Aceh. Pemerintah juga menduga senjata tersebut ada kaitannya dengan rencana aksi 21-22 Mei 2019. Segala informasi versi pemerintah dibantah oleh tim kuasa hukum dan para purnawirawan sahabat Soenarko.


Berita terkait

HUT TNI ke-77, Mengenal 8 Pasukan Khusus TNI dari Denjaka, Kopassus hingga Kopasgat

20 menit lalu

HUT TNI ke-77, Mengenal 8 Pasukan Khusus TNI dari Denjaka, Kopassus hingga Kopasgat

HUT TNI ke-77, mengenal kembali pasukan khusus TNI yang di miliki tiga matra TNI AD, TNI AL dan TNI AU. Berikut masing-masing keahliannya.

Baca Selengkapnya

Anan Nurakhman, Mantan Pengawal Presiden Jokowi Kini Jabat Komandan Korem 074/Warastratama

3 hari lalu

Anan Nurakhman, Mantan Pengawal Presiden Jokowi Kini Jabat Komandan Korem 074/Warastratama

Pengawal Presiden Jokowi Kolonel Inf Anan Nurakhman, resmi memegang tongkat komando sebagai Komandan Korem atau Danrem 074/Warastratama.

Baca Selengkapnya

Genap Berusia 75 Tahun, Ini Jejak Karier Luhut Binsar Pandjaitan di Militer, Politik dan Bisnis

6 hari lalu

Genap Berusia 75 Tahun, Ini Jejak Karier Luhut Binsar Pandjaitan di Militer, Politik dan Bisnis

Hari ini 28 September 2022, Luhut Binsar Pandjaitan genap berusia 75 tahun. Berikut jejak karier Menkomarinves ini di militer, politik, dan bisnis.

Baca Selengkapnya

Ini Kronologi Mutilasi 4 Warga Papua oleh anggota TNI Versi KontraS

10 hari lalu

Ini Kronologi Mutilasi 4 Warga Papua oleh anggota TNI Versi KontraS

KontraS mengungkap fakta kasus mutilasi 4 warga Papua oleh para anggota TNI. Berbeda dari temuan polisi.

Baca Selengkapnya

Kerugian dari Perampokan Toko Emas di BSD Tangsel Rp 375 Juta

14 hari lalu

Kerugian dari Perampokan Toko Emas di BSD Tangsel Rp 375 Juta

Nilai kerugian atas perampokan toko emas di Tangerang Selatan sekitar Rp375 juta.

Baca Selengkapnya

Perampokan Bersenjata Api di Tangsel, Polisi Sebut Tak Ada Korban Jiwa

17 hari lalu

Perampokan Bersenjata Api di Tangsel, Polisi Sebut Tak Ada Korban Jiwa

Pelaku perampokan menyasar toko emas di salah satu pusat perbelanjaan di BSD, Tangerang Selatan dan sempat menembakkan senjata apinya

Baca Selengkapnya

Perampokan Bersenjata Api di Toko Emas Terjadi di Tangerang Selatan

17 hari lalu

Perampokan Bersenjata Api di Toko Emas Terjadi di Tangerang Selatan

Pelaku perampokan sempat menembakkan senjata api ke dalam toko emas

Baca Selengkapnya

Perempuan Arab Saudi Kini Boleh Menembak dan Miliki Senjata Api

19 hari lalu

Perempuan Arab Saudi Kini Boleh Menembak dan Miliki Senjata Api

Setelah perempuan diibolehkan menyetir mobil sendiri, kini Arab Saudi juga mengizinkan wanita memiliki senjata api.

Baca Selengkapnya

Profil Muchdi Pr dan Perannya dalam Pusaran Kasus Pembunuhan Munir

21 hari lalu

Profil Muchdi Pr dan Perannya dalam Pusaran Kasus Pembunuhan Munir

Sosok Muchdi Pr mendapat sorotan publik setelah peretas Bjorka membocorkan kronologis pembunuhan aktivis HAM, Munir Said Thalib.

Baca Selengkapnya

Ma'ruf Amin Tetapkan 2.974 Orang Sebagai Komponen Cadangan TNI

26 hari lalu

Ma'ruf Amin Tetapkan 2.974 Orang Sebagai Komponen Cadangan TNI

Wakil Presiden Ma'ruf Amin didampingi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menjadi Inspektur Upacara Penetapan Komponen Cadangan TNI di Bandung.

Baca Selengkapnya