Selasa, 20 November 2018

Kronologi Pendaki Tewas Terbakar di Gunung Lawu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana punggungan Gunung Papandayan yang terbakar di Garut, Jawa Barat. 9 September 2015. Api terus menjalar ke sejumlah lahan karena angin terus bertiup kencang. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Suasana punggungan Gunung Papandayan yang terbakar di Garut, Jawa Barat. 9 September 2015. Api terus menjalar ke sejumlah lahan karena angin terus bertiup kencang. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO, Jakarta -Kobaran api melumat kawasan hutan di Gunung Lawu siang tadi. Musibah yang dipicu perapian para pendaki gunung itu menewaskan 6 orang dan melukai dua lainnya. "Telah terjadi kebakaran hutan akibat api unggun dari pendaki gunung yang ditinggal dan belum dipadamkan," ujar Kepala Pusat Dara Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Sutopo Purwo Nugroho, dalam keterangan persnya, Ahad, 18 Oktober 2015.

    Sutopo menjelaskan, musibah terjadi sekitar pukul 13.40 WIB di petak 73 KPH Gunung Lawu. Musibah itu sempat terdeteksi penduduk beberapa jam sebelumnya yang melihat kepulan asap di sekitar Pos 3 Semoro Sewu. Upaya pemadaman sempat dilakukan petugas gabungan dan masyarakat setempat. Di tengah pendakian, para petugas beroleh kabar ada belasan pendaki yang terjebak kepulan asap.

    "Informasi dari pendaki ada 8 org korban yang masih terjebak di atas," kata Sutopo. Sesampainya di lokasi, petugas menemukan salah seorang korban, Eko Nurhadi, Warga Ngawi, 45 tahun, yang mengalami luka bakar 50 persen di sekujur tubuhnya. Petugas juga menemukan korban lain yang sudah tak bernyawa. "Para korban dievakuasi ke RSUD Sayidiman Magetan," kata Sutopo.

    BACA JUGA:
    Kebakaran di Gunung Lawu 6 Pendaki Tewas, Ini Penyebabnya
    Gunung Lawu Terbakar, 5 Tewas dan Puluhan Pendaki Terjebak

    Berikut kronologi musibah tersebut:
    1. Pkl 08.00 WIB terlihat kepulan asap di sekitar Pos 3 Cemoro Sewu.

    2. Pkl 09.30 WIB Tim gabungan dari Perhutani, Anggota Koramil 0804/02 Plaosan dan masyarakat menuju TKP utk melaksanakan pemadaman.

    3. Pkl 13.40 WIB Tim gabungan yg sedang menuju TKP mendapatkan informasi dari pendaki a.n Sdr Mansur Salim, 46 Th, alamat Ds Rowosari Kec Tembalang Kab Semarang Jateng bahwa telah menolong 1 org pendaki tepatnya antara Pos 4 dan Pos 3 a.n Dita Kurniawan 18 Th, pelajar SMK Yosonegoro Magetan, alamat Ds Candirejo Kec/Kab Magetan dan mendapat informasi juga dari pendaki yang telah ditolong bahwa ada 8 org korban yang masih terjebak di atas.

    4. Pkl 14.00 WIB, Dita Kurniawan, dibawa turun ke Pos 1 dan menceritakan bahwa pada Sabtu (17-10-2015) telah mendaki melalui jalur Cemoro Kandang bersama 13 org, namun 11 org temannya belum diketahui keberadaanya karena terpisah dalam perjalanan.

    5. Pkl 14.20 WIB Tim gabungan menemukan 1 korban a.n Sdr Eko Nurhadi, 45 Th, almt Ngawi dlm keadaan luka bakar 50 % (perut, tangan dan wajah ).

    6. Pkl 14.30 WIB Korban dievakuasi ke POS 1 Pemberangkatan, selanjutnya Korban dievakuasi menuju RSUD DR Sayidiman Magetan.

    7. Sampai dengan Pkl 18.00 WIB Tim gabungan TNI, Polri, Perhutani, BPBD, AGL ( Anak Gunung Lawu) dibantu Masyarakat Cemoro Sewu dan Singolangu masih melaks penyisiran dan evakuasi.

    8. Hasil penyisiran sementara sampai dgn saat ini diperoleh infomasi korban kebakaran hutan yang terjadi diantara Pos 3 dan Pos 4 adalah 8 org dgn rincian 6 org meninggal, 2 org dlm kondisi kritis dan masih dlm proses evakuasi.

    RIKY FERDIANTO

    Baca juga:

    Kalla Mau Evaluasi KPK, Terlalu Banyak Tangkap Orang?
    PDIP Siaga, PAN Diajak Bicara: Ada Reshuffle Kabinet?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Sisi Gelap Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman

    Kasus pembunuhan Jamal Khasoggi yang diduga dilakukan oleh Kerajaan Arab Saudi membuat dunia menyorot empat sisi gelap Mohammed bin Salman.