Dipanggil Jokowi, Saldi Isra Ditanya Soal Setneg  

Reporter

Sabtu, 25 Oktober 2014 08:29 WIB

Saldi Isra. TEMPO/Arie Basuki

TEMPO.CO, Padang - Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Andalas, Saldi Isra, mengaku berbincang mengenai hukum tata negara dan perundang-undangan dengan Presiden Joko Widodo. Saldi juga dimintai pandangan soal Sekretariat Kabinet. (Baca juga: Jokowi-JK Sudah Teken Daftar Kabinet)

Lantas, Presiden bertanya, "Apa yang bisa dilakukan Sekretariat Negara untuk memperbaiki kondisi hukum?" kata Saldi menirukan Jokowi. Profesor Universitas Andalas itu dipanggil ke Istana Merdeka Jakarta, Rabu, 22 Oktober 2014 lalu, sekitar pukul 15.00 WIB. (Baca: Teka-teki Nama 4 Menteri yang Ditunggu JK dari KPK)

"Hanya sebentar, sekitar 15 menit," ujar Saldi kepada Tempo, Jumat, 24 Oktober 2014. Menurut Saldi, Presiden Jokowi memanggilnya melalui mantan Deputi Tim Transisi Jokowi-JK Andi Widjayanto. Saldi diminta datang ke Istana karena Presiden ingin bicara. (Berita lain: Ini Jejak 8 Calon Baru untuk Kabinet Jokowi)

Saldi mengatakan pertemuan empat mata tersebut diawali dengan pembahasan konstruksi Pasal 19 Undang-Undang Kementerian Negara, terutama terkait pengubahan atau penggabungan kementerian dilakukan dengan pertimbangan DPR.

"Terkait pasal 19. Tapi menjelang masuk, tim presiden sudah menyiapkan surat ke DPR. Jadi, saya datang untuk memberikan penjelasan tambahan pasal 19," ujarnya.

Direktur PUSaKO Fakultas Hukum Unand ini mengatakan Jokowi lebih banyak bertanya soal isu hukum secara umum, legislatif, dan hubungan pemerintah dengan DPR. "Standar saja. Tak ada yang spesifik," ujarnya.

Saldi mengaku tak ada pembahasan imigrasi dan Lembaga Permasyarakatan. "Mungkin beliau tahu saya tak paham soal itu," ujarnya.

Menurut Saldi, pertanyaan yang diajukan Jokowi lebih menempatkannya sebagai orang yang belajar hukum tata negara. "Saya tak merasa ini pertanyaan untuk seorang yang dicalonkan sebagai menteri. Apalagi sepanjang perbincangan tak disinggung soal kementerian dan posisi menteri," ujarnya.

Di akhir pertemuan, Jokowi bertanya tentang domisili Saldi. "Prof tinggal di mana? Saya jawab tinggal di Padang. Ke Jakarta kalau ada yang mengundang, lantas balik lagi ke Padang," kata Sadi.

ANDRI EL FARUQI

Terpopuler:
3 Calon Ini Lantang Menolak Jadi Menteri Jokowi
Di Singapura, Kaesang Jokowi Dikira Petugas MRT
Ini Beberapa Calon Baru Kabinet Jokowi
Saat Kaesang Jokowi Tukar Menu Ayam Si Bapak






Berita terkait

Terpopuler: Pria Sobek Tas Hermes di Depan Petugas Bea Cukai, BTN Didemo karena Uang Nasabah Hilang

56 menit lalu

Terpopuler: Pria Sobek Tas Hermes di Depan Petugas Bea Cukai, BTN Didemo karena Uang Nasabah Hilang

Terpopuler bisnis: Pria menyobek tas Hermes di depan petugas Bea Cukai karena karena diminta bayar Rp 26 juta, BTN didemo nasabah.

Baca Selengkapnya

Presiden Jokowi Dorong Hilirisasi untuk Stabilkan Harga Jagung

2 jam lalu

Presiden Jokowi Dorong Hilirisasi untuk Stabilkan Harga Jagung

Harga Jagung di tingkat petani anjlok saat panen raya. Presiden Jokowi mendorong hilirisasi untuk menstabilkan harga.

Baca Selengkapnya

Diperpanjang hingga 2061, Ini Kronologi Kontrak Freeport di Indonesia

13 jam lalu

Diperpanjang hingga 2061, Ini Kronologi Kontrak Freeport di Indonesia

Pemerintah memperpanjang kontrak PT Freeport Indonesia hingga 2061 setelah kontrak mereka berakhir pada 2041 dengan kompensasi penambahan saham 61%

Baca Selengkapnya

Gibran Sebut Siapkan Roadmap Soal Partai Politiknya ke Depan

13 jam lalu

Gibran Sebut Siapkan Roadmap Soal Partai Politiknya ke Depan

Gibran mengaku telah memiliki roadmap untuk partai politik yang dipilihnya setelah tak bergabung lagi dengan PDIP.

Baca Selengkapnya

Apple dan Microsoft Bilang ke Jokowi Mau Investasi di Indonesia, Ahli ICT Beri Catatan Ini

15 jam lalu

Apple dan Microsoft Bilang ke Jokowi Mau Investasi di Indonesia, Ahli ICT Beri Catatan Ini

Ahli ini menyatakan tak anti investasi asing, termasuk yang dijanjikan datang dari Apple dan Microsoft.

Baca Selengkapnya

Kontrak Freeport Diperpanjang hingga 2061, Bahlil: Kita Kembalikan Milik Orang Indonesia

16 jam lalu

Kontrak Freeport Diperpanjang hingga 2061, Bahlil: Kita Kembalikan Milik Orang Indonesia

Pemerintah bakal memperpanjang kontrak PT Freeport hingga 2061. Menteri Bahlil Lahadalia klaim Freeport sudah jadi perusahaan milik Indonesia.

Baca Selengkapnya

Panen Jagung di Sumbawa, Presiden Tekankan Pentingnya Jaga Keseimbangan Harga

16 jam lalu

Panen Jagung di Sumbawa, Presiden Tekankan Pentingnya Jaga Keseimbangan Harga

Presiden Joko Widodo, menekankan pentingnya menjaga keseimbangan harga baik ditingkat petani, pedagang maupun peternak

Baca Selengkapnya

Hardiknas 2024: Jokowi dan Nadiem Makarim Sampaikan Pesan Ini

17 jam lalu

Hardiknas 2024: Jokowi dan Nadiem Makarim Sampaikan Pesan Ini

Apa pesan Presiden Jokowi dan Mendikburistek Nadiem Makarim dalam peringatan Hardiknas 2024?

Baca Selengkapnya

Harga Jagung Anjlok karena Panen Raya, Jokowi: Kurang Baik untuk Petani

17 jam lalu

Harga Jagung Anjlok karena Panen Raya, Jokowi: Kurang Baik untuk Petani

Jokowi mengatakan panen raya jagung terjadi mulai dari Sumbawa Barat, Dompu, hingga Gorontalo.

Baca Selengkapnya

Terkini Bisnis: Jokowi Resmikan Bendungan Tiuk Suntuk di NTB, Respons BTN Atas Dugaan Raibnya Uang Nasabah

17 jam lalu

Terkini Bisnis: Jokowi Resmikan Bendungan Tiuk Suntuk di NTB, Respons BTN Atas Dugaan Raibnya Uang Nasabah

Presiden Joko Widodo alias Jokowi meresmikan Bendungan Tiu Suntuk di Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Baca Selengkapnya