PKS Tak Akan Protes Vonis Luthfi Hasan  

Reporter

Editor

Anton Septian

Senin, 9 Desember 2013 15:50 WIB

Luthfi Hasan Ishaaq. TEMPO/Dhemas Reviyanto

TEMPO.CO, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera menyatakan akan mendukung apa pun vonis yang dijatuhkan kepada Luthfi Hasan Ishaaq. Persoalan apakah Luthfi akan banding terhadap keputusan yang diterima sudah diserahkan sepenuhnya kepada tim kuasa hukum.

“Apa pun vonis Pengadilan Tipikor akan kami dukung,” kata anggota Majelis Syuro PKS Al Muzzamil Yusuf saat ditemui di kompleks parlemen, Senayan, Senin, 9 Desember 2013. Jika putusan yang dijatuhkan dianggap tidak adil, kata dia, seseorang bisa mengajukan banding. “Hal teknis sudah diserahkan ke pengacara.”

Muzzamil menyatakan pihaknya menghormati proses penegakan hukum. Hanya, dia mengingatkan harus ada perlakuan yang adil. Dia mencontohkan Muhammad Nazarudin dan Angelina Sondakh yang nilai kerugian negaranya jauh lebih besar ketimbang kasus Luthfi Hasan. Menurut dia, jangan sampai genderang perang melawan korupsi digunakan untuk mendiskreditkan pihak lain. “KPK perlu mencermati hal ini,” ujar dia.

Wakil Ketua Komisi Hukum DPR ini menuturkan, kasus LHI tak mengurangi komitmen PKS dalam memberantas korupsi. Namun, dia berharap penegakan hukum dilakukan tak pandang bulu. Selain itu, KPK juga diminta tak memperlakukan orang dengan berbeda-beda. “Masyarakat tahu pada posisi apa kesalahan LHI,” kata dia.

Mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq akan menjalani sidang putusan hari ini. Total tuntutan yang diajukan jaksa kepada Luthfi adalah 18 tahun penjara. Rinciannya, Luthfi dituntut 10 tahun penjara dan denda Rp 500 juta untuk tindak pidana korupsi dan tuntutan delapan tahun untuk tindak pidana pencucian uang.

WAYAN AGUS PURNOMO



Baca juga:
Cerita Miris Tabrakan Kereta Bintaro 1987
Insiden Kereta Bintaro, Pertamina Cek Truk Tangki
Tabrakan Kereta Ulujami Mirip Tragedi Bintaro
Tabrakan Kereta Bintaro, Masinis Meninggal

Berita terkait

Izin Impor Daging Sapi Telat Rilis, Stok Menipis bikin Harga Melambung

51 hari lalu

Izin Impor Daging Sapi Telat Rilis, Stok Menipis bikin Harga Melambung

Asosiasi Pengusaha Impor Daging Indonesia sebut izin rilis impor daging sapi telat keluar, hanya 2 minggu sebelum ramadan. Memicu kenaikan harga.

Baca Selengkapnya

KPK Tahan Hasanuddin Ibrahim, Nama Bunda Putri Kembali Mencuat

21 Mei 2022

KPK Tahan Hasanuddin Ibrahim, Nama Bunda Putri Kembali Mencuat

Hasanuddin Ibrahim sempat disebut sebagai suami dari Non Saputri atau Bunda Putri yang namanya mencuat di korupsi kuota daging import.

Baca Selengkapnya

Mahkamah Agung Tolak PK Bekas Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq

16 November 2021

Mahkamah Agung Tolak PK Bekas Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq

Mahkamah Agung menolak permohonan Peninjauan Kembali (PK) Luthfi Hasan Ishaaq yang dijatuhi vonis 18 tahun penjara.

Baca Selengkapnya

Mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq Mengajukan PK

16 Desember 2020

Mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq Mengajukan PK

Luthfi Hasan Ishaaq yang divonis 18 tahun penjara di kasus suap kuota impor daging mengajukan peninjauan kembali (PK).

Baca Selengkapnya

Bos PPI Klarifikasi Soal Dugaan Korupsi Impor Daging

2 Juni 2020

Bos PPI Klarifikasi Soal Dugaan Korupsi Impor Daging

PT PPI menyatakan pihak yang terlibat dalam dugaan suap impor daging sapi sudah tidak menjabat lagi di perusahaan.

Baca Selengkapnya

3 Tahun Penyerangan, Novel Singgung E-KTP dan Suap Impor Daging

11 April 2020

3 Tahun Penyerangan, Novel Singgung E-KTP dan Suap Impor Daging

Penyidik senior KPK Novel Baswedan kembali menyimggung kasus e-KTP dan suap impor daging.

Baca Selengkapnya

Kadin Anggap Impor Daging Sapi Brasil Memicu Persaingan Sehat

15 Agustus 2019

Kadin Anggap Impor Daging Sapi Brasil Memicu Persaingan Sehat

Rencana impor daging sapi asal Brasil dinilai dapat memicu persaingan pasar daging yang lebih sehat di dalam negeri.

Baca Selengkapnya

KPK Akan Lelang Aset Sitaan Eks Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq

22 Desember 2018

KPK Akan Lelang Aset Sitaan Eks Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq

KPK akan melelang barang rampasan milik terpidana kasus suap daging sapi, Lutfi Hasan Ishaq dan Ahmad Fathanah.

Baca Selengkapnya

Meski Anonim, Dokumen Indonesialeaks Sudah Diverifikasi

13 Oktober 2018

Meski Anonim, Dokumen Indonesialeaks Sudah Diverifikasi

Direktur Eksekutif Tempo Institute, Mardiyah Chamim, mengatakan narasumber anonim dalam Indonesialeaks diterapkan untuk keselamatan informan.

Baca Selengkapnya

Begini Kondisi Rumah Eks Presiden PKS Setelah Terjual Rp 2,9 M

14 Oktober 2017

Begini Kondisi Rumah Eks Presiden PKS Setelah Terjual Rp 2,9 M

Dua hari sebelum lelang, sejumlah orang mendatangi rumah mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq.

Baca Selengkapnya