Cerita Ketua RT Soal Tonny Budiono Sejak Ditinggal Istrinya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dirjen Perhubungan Laut (Hubla) Kemenhub Antonius Tonny Budiono mengenakan rompi tahanan berjalan seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (25/8) dini hari. KPK resmi melakukan penahanan terhadap Antonius Tonny Budiono bersama penyuap Komisaris PT Adhi Guna Keruktama Adiputra Kurniawan atas kasus suap tender pemenangan pengerukan Pelabuhan Tanjung Mas Semarang. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Dirjen Perhubungan Laut (Hubla) Kemenhub Antonius Tonny Budiono mengenakan rompi tahanan berjalan seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (25/8) dini hari. KPK resmi melakukan penahanan terhadap Antonius Tonny Budiono bersama penyuap Komisaris PT Adhi Guna Keruktama Adiputra Kurniawan atas kasus suap tender pemenangan pengerukan Pelabuhan Tanjung Mas Semarang. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta  - Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Antonius Tonny Budiono resmi berstatus tersangka setelah terkena OTT (Operasi Tangkap Tangan)  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penangkapan Tonny terjadi setelah istrinya wafat lima bulan yang lalu.

    Kepada Tempo, seorang tetangganya menceritakan bahwa Tonny Budiono  terlihat berbeda setelah istrinya meninggal. "Istrinya meninggal lima bulan yang lalu, kterkena stroke ringan kalau tidak salah," kata Suroto, tetangga Tonny, yang juga Ketua RT 004  Mess Perwira Bahtera Suaka, Jakarta, Kamis, 24 Agustus 2017.

    Baca: Menhub Budi Karya: Suap ke Tonny Budiono, Uang Terima Kasih

    Rumah Suroto  berada persis di samping rumah  Tonny. Menurut Suroto  sejak istrinya wafat Tonny terlihat tidak terurus. "Satu kali saya kaget pintu rumah Tonny terbuka, kamarnya berantakan, pakaian numpuk-numpuk di atas tempat tidur," kata Suroto.

    Istri Tonny, Sri Laksmani, merupakan seorang guru di sebuah sekolah negeri di Jakarta. Sri meninggal pada 6 Maret 2017 dan dimakamkan di Karawang, Jawa Barat. Informasi tersebut diperoleh Tempo  dari situs resmi pengurus pemakaman San Diego Hills. Suroto membenarkan bahwa foto yang ada di dalam situs tersebut adalah istri Tonny.

    KPK menangkap Tonny di rumahnya, Mess Perwira Bahtera Suaka B1-2, Jalan Gunung Sahari Raya Nomor 65, Jakarta Pusat pada Rabu malam, 23 Agustus 2017 sekitar pukul 21.45 WIB.

    Lihat: Dirjen Hubla Tonny Budiono Resmi Ditahan KPK

    Ketua RW 01, Basuki, 59 tahun, yang ikut menjadi saksi penggeledahan KPK mengatakan, komisi antirasuah itu  membawa sejumlah barang  di rumah Tonny Budiono. "Ada dokumen-dokumen sebanyak satu kardus, kertas bukti transfer, sekitar empat atau lima buah keris, tombak, pulpen, jam tangan, sampai batu akik berwarna emas," kata Basuki.

    FAJAR PEBRIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.