HUT RI, Terpidana Kasus Salim Kancil Terima Remisi, 5 Orang Bebas  

Reporter

Sejumlah tersangka aksi kekerasan terhadap aktivis petani penolak tambang di tunjukkan di depan jurnalis di Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur, Surabaya, 30 September 2015. 22 pelaku penganiayaan ditahan usai melakukan kekerasan pada dua aktivis penolak tambang pasir Salim Kancil dan Tosan. FULLY SYAFI

TEMPO.COLumajang - Semua terpidana kasus penganiayaan dan pembunuhan Salim Kancil dan Tosan menerima remisi umum hari ulang tahun ke-72 Republik Indonesia. Remisi umum tersebut bervariasi dengan pemotongan masa hukuman penjara maksimal tiga bulan.

Kepala Subseksi Registrasi Lembaga Pemasyarakatan Kelas 2B Kabupaten Lumajang Endra Suwartono mengatakan semua narapidana di Lapas Lumajang, kecuali terpidana narkoba, korupsi, dan terorisme, mendapat remisi umum setiap menyambut HUT RI serta remisi Lebaran. Terpidana kasus Salim Kancil dan tambang pasir ilegal, kata Endra, saat ini tinggal 29 orang dari total 34 orang.

Baca: HUT ke-72 RI di Istana, SBY: Insya Allah 2045 Negara Kita Kuat 

"Lima orang sebelumnya mendapat pembebasan bersyarat serta ada yang sudah bebas karena hanya mendapat hukuman 18 bulan," kata Endra saat ditemui di lapas, Jumat pagi, 18 Agustus 2017. 

Menurut Endra, remisi itu diberikan karena sebelumnya masuk daftar yang diajukan ke kantor wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Timur. "Yang diajukan memperoleh remisi adalah yang berkelakuan baik dan kooperatif di dalam lapas," ujarnya.

Rata-rata terpidana kasus Salim Kancil, kata Endra, masih bisa menjaga sikap baik dan kooperatif di lapas. Termasuk bekas Kepala Desa Selok Awar-awar, Hariyono, yang juga menjadi salah satu terpidana kasus Salim Kancil. Hariyono, otak pembunuhan dan penganiayaan Salim Kancil dan Tosan, divonis 20 tahun penjara dalam sidang. 

Baca: HUT ke-72 RI, BJ Habibie Ingatkan Soal Pancasila dan Agama 

"Selama dua tahun ini sejak 2016, remisi yang didapat para narapidana ini 5 bulan, 15 hari," kata Endra. Menurut dia, seluruh putusan terhadap narapidana kasus Salim Kancil ini sudah berkekuatan hukum tetap. Para terpidana ini tinggal menjalani masa hukuman saja.

Kasus ini berawal dari dua aktivis tambang, Salim Kancil dan Tosan, yang menolak adanya penambangan pasir di kawasan Pantai Watu Pecak, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang. Karena penolakan itu, puluhan warga mengeroyok dua aktivis penolak tambang tersebut di balai desa pada 26 September 2015. Akibat pengeroyokan tersebut, Salim Kancil tewas seketika. Sedangkan Tosan luka-luka dan sempat dirawat di RS Syaiful Anwar, Kota Malang.

DAVID PRIYASIDHARTA






23 Napi Koruptor Ramai-ramai Bebas Bersyarat, Apa Syaratnya?

15 hari lalu

23 Napi Koruptor Ramai-ramai Bebas Bersyarat, Apa Syaratnya?

Sepanjang September 2022, sebanyak 23 napi koruptor telah bebas bersyarat. Begini syarat narapidana mendapat pembebasan bersyarat.


UU Pemasyarakatan Dinilai Mudahkan Napi Korupsi Dapat Hak Bebas Bersyarat

17 hari lalu

UU Pemasyarakatan Dinilai Mudahkan Napi Korupsi Dapat Hak Bebas Bersyarat

Aktivis meminta hak bebas bersyarat maupun remisi untuk napi korupsi dicabut.


Pinangki Bebas Bersyarat, Wajib Lapor Jika Ingin Keluar Kota atau Keluar Negeri

17 hari lalu

Pinangki Bebas Bersyarat, Wajib Lapor Jika Ingin Keluar Kota atau Keluar Negeri

Pinangki Sirna Malasari merupakan mantan jaksa yang terseret dalam kasus korupsi dan pencucian uang.


Bebas Bersyarat, Pinangki Sirna Malasari Wajib Lapor per Bulan Sampai 15 Desember 2024

17 hari lalu

Bebas Bersyarat, Pinangki Sirna Malasari Wajib Lapor per Bulan Sampai 15 Desember 2024

Pinangki merupakan mantan jaksa yang terseret dalam kasus korupsi dan pencucian uang. Sempat divonis 10 tahun, tapi disunat menjadi 4 tahun


Hari Kedua Ratu Atut Chosiyah Bebas, Pengacara: Medical Check Up di RSCM

18 hari lalu

Hari Kedua Ratu Atut Chosiyah Bebas, Pengacara: Medical Check Up di RSCM

Tidak ada penyakit serius yang diderita Ratu Atut Chosiyah, hanya pemeriksaan kesehatan rutin.


Jenis dan Tujuan Pemberian Remisi

18 hari lalu

Jenis dan Tujuan Pemberian Remisi

Ratu Atut menjadi salah satu koruptor yang mendapat remisi


Ratu Atut Chosiyah Keluar Penjara, Apa Itu Remisi?

18 hari lalu

Ratu Atut Chosiyah Keluar Penjara, Apa Itu Remisi?

Ratu Atut menjadi salah satu koruptor yang mendapat remisi HUT RI ke-77


Kementerian Luar Negeri Tanggapi Kekecewaan Australia Umar Patek Dapat Remisi

35 hari lalu

Kementerian Luar Negeri Tanggapi Kekecewaan Australia Umar Patek Dapat Remisi

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese baru-baru ini mengungkapkan kekecewannya terhadap Indonesia yang memberikan remisi pada Umar Patek.


2.615 Narapidana di Rutan dan Lapas Salemba Terima Remisi HUT RI ke-77, 63 Napi Langsung Bebas

39 hari lalu

2.615 Narapidana di Rutan dan Lapas Salemba Terima Remisi HUT RI ke-77, 63 Napi Langsung Bebas

Sebenarnya ada 61 narapidana Lapas Salemba yang bisa dapat remisi bebas, namun mereka memiliki tanggungan subsider atau denda.


HUT KE-77 RI, 989 Narapidana Rutan Depok Dapat Remisi, 9 Orang Langsung Bebas

39 hari lalu

HUT KE-77 RI, 989 Narapidana Rutan Depok Dapat Remisi, 9 Orang Langsung Bebas

Sebanyak 989 narapidana di Rutan Depok mendapat remisi pada HUT Ke-77 RI hari ini. 9 orang langsung bebas.