Berita Terkini Ahok di Tahanan: Rajin Menulis dan Ingin Buat Buku

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa kasus dugaan penodaan agama, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Utara di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, 25 April 2017. Dalam pembacaan pleidoi atau pembelaannya, Ahok mengatakan bahwa dirinya merupakan korban fitnah setelah seseorang bernama Buni Yani. POOL/KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

    Terdakwa kasus dugaan penodaan agama, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Utara di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, 25 April 2017. Dalam pembacaan pleidoi atau pembelaannya, Ahok mengatakan bahwa dirinya merupakan korban fitnah setelah seseorang bernama Buni Yani. POOL/KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

    TEMPO.CO, Jakarta - Selama hampir tiga bulan ditahan di Markas Komando Brimob Kelapa Dua, Depok, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok rajin membaca buku dan menulis. Bahkan, Ahok berniat menulis sebuah buku.

    “Pak Ahok lebih optimis ke depannya, dia lagi sering menuangkan dalam bentuk tulisan,” kata salah satu kuasa hukum Ahok, Humphrey R Djemat, saat dihubungi Tempo, Senin, 24 Juli 2017. Namun, Humphrey mengaku tak tahu persis tema buku yang sedang ditulis Ahok.

    Baca juga: Cerita Ahok Menjaga Kebugaran di Rumah Tahanan Mako Brimob

    Pada Mei lalu, Ahok divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara dalam perkara dugaan penistaan agama. Ahok pun dihukum 2 tahun penjara dan langsung ditahan.

    Di tahanan, kata Humphrey, Ahok juga menyalurkan hobinya membaca buku, khususnya buku religi. Bacaan-bacaan tersebut didapat dari keluarga serta teman yang datang berkunjung.
     
    Humphrey menyebut Ahok tetap memantau perkembangan informasi di luar jeruji besi. Informasi itu diperoleh saat mengobrol dan bertukar pikiran dengan kerabat serta teman yang datang. “Memang orangnya kan suka ngobrol, extrovert gitu, bukannya menjadi menyepi, ya tetap seperti biasa saja,” ucapnya. 

    Humphrey berujar dalam waktu dekat dia akan datang kembali menjenguk Ahok. “Memang ada rencana dalam waktu dekat, mau ngobrol tentang buku yang mau saya bikin tentang sidang.”
     
    GHOIDA RAHMAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.