Jokowi ke Riau Hadiri Hari Anak dan Tinjau Tol Trans Sumatera

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi melihat-lihat pakaian  disalah satu toko di Mall Panakukang Makassar, Sulawesi Selatan, 12 Juli 2017. Di sela-sela kunjungan kerja, Jokowi mengunjungi Mall untuk membeli pakaian. TEMPO/Iqbal Lubis

    Presiden Jokowi melihat-lihat pakaian disalah satu toko di Mall Panakukang Makassar, Sulawesi Selatan, 12 Juli 2017. Di sela-sela kunjungan kerja, Jokowi mengunjungi Mall untuk membeli pakaian. TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan menghadiri puncak peringatan Hari Anak Nasional 2017, Minggu, 23 Juli 2017. Dalam kunjungannya ke Riau, Presiden juga akan meninjau beberapa proyek infrastruktur.
     
    Puncak peringatan Hari Anak Nasional 2017 digelar di halaman kediaman Gubernur Riau, Gedung Daerah Pauh Janggi Gubernuran Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Minggu 23 Juli 2017.

    Baca : Hari Anak, Bocah Kaum Marjinal Sulit Tinggalkan Jalanan

    "Presiden akan menyampaikan pesan kepada anak-anak Indonesia di acara tersebut," kata Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, dalam siaran persnya, Minggu, 23 Juli 2017.
     
    Seusai menghadiri Hari Anak Nasional 2017, Jokowi akan menuju Stadion Kaharudin Nasution (Rumbai) untuk menyerahkan sertifikat hak atas tanah program strategis nasional. Kunjungan ke Pekanbaru ini juga dimanfaatkan Jokowi untuk meninjau pembangunan proyek Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Pekanbaru-Dumai, Kota Pekanbaru. 
     
    "Agenda terakhir Presiden sebelum kembali ke Jakarta adalah meninjau lokasi proyek Program Sejuta Rumah di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau," kata Bey.
    Simak juga : KPAI: Ada Lebih dari 8.200 Kasus Anak Berhadapan dengan Hukum

    Setelah menghadiri puncak Hari Anak Nasional dan meninjau proyek-proyek lain termasuk program sejuta rumah tersebut, Presiden dan rombongan menuju Bandara Sultan Syarif Kasim II, Kota Pekanbaru, untuk melanjutkan perjalanan kembali ke Jakarta dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.
     
    AMIRULLAH SUHADA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.