Senin, 26 Februari 2018

Telegram Diblokir, 5 Negara Ini Lebih Dulu Larang Media Sosial  

Oleh :

Tempo.co

Minggu, 16 Juli 2017 12:07 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Telegram Diblokir, 5 Negara Ini Lebih Dulu Larang Media Sosial   

    Aplikasi pesan instan Telegram.

    TEMPO.CO, Jakarta -Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia mengambil langkah untuk memblokir aplikasi obrolan media sosial Telegram pada Jumat, 14 Juli 2017. Alasan utama pemblokiran adalah akibat adanya indikasi penyalahgunaan platform komunikasi itu oleh kelompok radikal.

    Selain Indonesia, aplikasi media sosial juga diblokir di banyak negara. Lima di antaranya adalah sebagai berikut:

    1. Rusia
    Otoritas setempat memblokir akses ke sosial media WeChat pada 4 Mei 2017. Aplikasi berbasis di China itu dilarang oleh Rusia karena dianggap melanggar aturan registrasi di negara itu.

    Sebelumnya, Rusia juga telah memblokir LinkedIn pada tahun lalu. Aplikasi besutan Microsoft itu diblokir lantaran melanggar Undang-undang pemerintah setempat yang mewajibkan penyimpanan data pada server lokal.

    2. China
    Negara itu memblokir beberapa situs media sosial populer seperti Facebook, Snapchat, serta Pinterest. Selain sosial media, Negeri Panda memblokir situs serta film asing untuk tayang di negaranya.

    Bulan lalu, seperti dikutip dari Reuters, pemerintah setempat telah meminta adanya penutupan 60 situs informasi hiburan selebritis.

    Operator asal China seperti Tencent dan Baidu telah diminta mengambil langkah untuk mengontrol informasi yang beredar dalam aplikasi mereka.

    3. Mesir
    Mesir telah memblokir penyedia jasa internet Free Basics besutan Facebook pada 2015 setelah perusahaan itu menolak permintaan akses dari pemerintah.

    Pada 2011, negara itu juga pernah memblokir sejumlah situs sosial media untuk diakses dari luar negeri. Saat itu Presiden Hosni Mubarak menginginkan informasi dari dalam Mesir tidak dapat diakses oleh dunia luar.

    4. Republik Kongo, Chad, dan Uganda

    Beberapa pemerintahan di negara Afrika melarang penggunaan sosial media saat pemilu. Otoritas setempat mengklaim langkah itu sebagai bentuk pencegahan beredarnya informasi palsu terkait hasil pemilu.

    Namun, para pengamat dan praktisi media setempat menilai langkah itu merupakan bentuk dari menghilangkan pengawasan terhadap hasil yang sebenarnya.

    5. Korea Utara

    Pemerintah setempat mengumumkan secara resmi pada 2016 memblokir Facebook, Youtube, Twitter, dan situs yang berasal dari Korea Selatan. Kementerian Telekomunikasi Korea Utara menyatakan bahwa pemblokiran dilakukan untuk membatasi akses media sosial dari luar negara itu.

    BISNIS.COM


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Billy Graham, Pendeta Penasehat Presiden Amerika Serikat, Wafat

    Billy Graham, pendeta paling berpengaruh dan penasehat sejumlah presiden AS, wafat di rumahnya dalam usia 99 tahun pada 21 Februari 2018.