Sidang Suap Panitera PN Jakut, Saipul Jamil Menangis Minta Bebas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Saipul Jamil Didakwa Menyuap Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara

    Saipul Jamil Didakwa Menyuap Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara

    TEMPO.CO, Jakarta - Pedangdut Saipul Jamil sesenggukan saat menjalani pemeriksaan sebagai terdakwa dalam sidang suap panitera pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rabu, 12 Juli 2017. Mantan suami artis Dewi Perssik itu tak kuasa menahan tangis saat menceritakan kondisinya saat ini.

    "Terus terang saya capek menjadi narapidana. Terus terang saya bokek. Saya yang biasanya setiap hari kerja, tiba-tiba harus seperti ini kehilangan pekerjaan. Saya tidak punya orang tua," kata Saipul Jamil sambil menangis di hadapan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu, 12 Juli 2017.

    Baca juga: Sidang Saiful Jamil, Rohadi Akui Dilarang Seret Nama Hakim

    Pria yang akrab dipanggil Bang Ipul itu mengatakan mobil dan rumahnya sudah habis terjual. Tabungannya pun kian menipis. Kepada jaksa penuntut umum, ia berharap agar dituntut bebas.

    "Harapan saya bisa dituntut bebas sama JPU. Kalau saya dianggap salah, abang saya dianggap salah, saya mohon dibukakan pintu maaf sebesar-besarnya," ujar Bang Ipul.

    Suap yang melibatkan Bang Ipul ini bermula dari perkara cabul yang disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Pada perkara itu, Bang Ipul divonis bersalah telah mencabuli seorang remaja pria dan dihukum selama tiga tahun. Vonis ini lebih ringan dari tuntutan jaksa yang meminta Bang Ipul dihukum 7 tahun penjara. Namun hukuman Bang Ipul diperberat jadi 5 tahun saat ia mengajukan banding di Pengadilan Tinggi Jakarta.

    Simak pula: Setelah Diperiksa, Saipul Jamil Dangdutan di KPK

    Ternyata, dalam penjatuhan vonis, Bang Ipul bersama tim kuasa hukum dan kakaknya, Samsul Hidayatullah,  diduga menyuap ketua majelis hakim Ifa Sudewi sebesar Rp 250 juta melalui perantara panitera pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Utara Muhammad Santoso.

    Bang Ipul mengatakan ia tidak pernah bermimpi bakal menjalani proses hukum di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Sebab, hukuman lima tahun yang tengah ia jalani saat ini sudah terasa berat baginya.

    "Terus terang duduk di kursi ini sangat mengerikan bagi saya. Mudah-mudahan ini kasus yang terakhir buat saya," ujar Bang Ipul.

    MAYA AYU PUSPITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?