Libur Sekolah, Atraksi Air Mancur Berjoget Beri Bonus Atraksi

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Libur Sekolah, Atraksi Air Mancur Berjoget Beri Bonus Atraksi

    Libur Sekolah, Atraksi Air Mancur Berjoget Beri Bonus Atraksi

    INFO NASIONAL - Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi memberikan kado khusus liburan akhir sekolah dengan menambah waktu atraksi air mancur berjoget di taman Sri Baduga, Situ Buleud, Purwakarta.
    "Penambahan waktu atau bonus atraksi dimulai Rabu malam hingga Sabtu malam, 5-8 Juli 2017," kata Kang Dedi, sapaan akrab Dedi Mulyadi, di Purwakarta, hari ini, Rabu, 5 Juli 2017.
    Setelah itu, atraksi air mancur yang kini menjadi ikon baru destinasi pariwisata Kota Purwakarta itu akan distirahatkan dan akan beratraksi lagi pada Sabtu malam, 15 Juli 2017, dan seterusnya.
    Ia mengungkapkan, masa libur sekolah akan segera berakhir pada ujung pekan ini. "Jadi mereka yang belum bisa menyaksikan atraksi air mancur masih ada kesempatan," ujarnya. Penonton pun tetap tak dikenakan tarif masuk alias gratis.
    Pengelola Taman Air Mancur Sri Baduga, Heri Anwar, mengatakan bonus atraksi air mancur berjoget itu diberikan karena saking banyaknya permintaan dari warga di wilayah Purwakarta dan sekitarnya, seperti Subang, Karawang, Bandung, Jabodetabek, Cirebon, hingga Banten, bahkan luar Jawa.
    "Animo masyarakat, terutama anak sekolah dan mahasiswa, untuk menonton air mancur berjoget memang tinggi sekali," ucapnya. Setiap sesi pertunjukan pada akhir pekan, jumlah penonton tak kurang dari 10 ribu orang.
    Pertunjukan atraksi air mancur berjoget yang ditingkahi berbagai genre musik, seperti dangdut, pop, jazz, jaipongan, dan lagu perjuangan, dengan siraman sinar laser dan kembang api berteknologi tinggi tersebut terbagi dalam dua sesi setiap malam. Setiap sesi berlangsung selama 90 menit.
    Sukaesih, mahasiswi jurusan jurnalistik di sebuah perguruan tinggi terkenal di Bandung, mengaku senang karena masih bisa menonton pada masa libur Lebaran.
    "Pada Sabtu malam, 1 Juli 2017, kami sekeluarga terpaksa harus gigit jari karena tak bisa menyaksikan atraksi air mancur itu," tuturnya. Saat itu, kepolisian belum bisa mengeluarkan izin keramaian karena masih berlangsung pengamanan arus balik Lebaran.(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.