Wiranto Tanggapi Usulan Komnas HAM Soal Nasib Rizieq Syihab Cs

Reporter

Editor

Budi Riza

Menkopolhukam Wiranto (tengah) bersama Menkumham Yasonna H. Laoly (kiri), Mendagri Tjahjo Kumolo (kedua kanan), dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian (kanan) memberi keterangan pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, 8 Mei 2017. ANTARA FOTO

TEMPO.CO, Jakarta -  Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, mengatakan pemerintah tidak pernah melakukan kriminalisasi terhadap ulama sebagaimana dituduhkan kelompok tertentu. Menurut Wiranto, istilah kriminalisasi ulama tidak tepat digunakan di sini.

"Ulama yang mana? Pemerintah tidak kriminalkan ulama kalau tidak ada masalah," kata Wiranto di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Jumat, 9 Juni 2017. Mantan Panglima ABRI (TNI) ini menegaskan pemerintah tidak bermaksud merendahkan ulama. Proses hukum yang sedang ditangani aparat Kepolisian adalah tindakan kriminal individu tertentu. "Apakah itu ulama, pedagang, politisi, atau birokrat, kalau menyangkut kriminal, ya, kami kriminalkan."

Baca: Komnas HAM Beberkan Laporan Rizieq, HTI, hingga Ketua MUI

Wiranto juga mengatakan menampung masukan dari Komnas HAM terkait perkara hukum ulama tertentu agar diselesaikan secara nonjudicial atau bukan lewat jalur hukum. Namun, Wiranto mengaku ingin memastikan terlebih dahulu apakah usulan itu datang atas nama lembaga Komnas HAM atau perorangan.

"Apakah ini pesan pribadi ataukah pesan yang dilaksanakan oleh Komnas HAM," kata Wiranto. Wiranto mengatakan ini seusai menerima perwakilan sejumah instansi seperti Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Dalam Negeri, Kepolisian, Kejaksaan, Badan Intelijen Negara, dan Komnas HAM di Kantor Kementerian Koordinator Polhukam.

Baca: Rizieq Diadukan ke Polda Bali Soal Video 2014, Pengacara: Ada Apa

Wiranto mengingatkan bahwa ada aturan dan mekanisme yang berlaku jika ingin menyelesaikan perkara di luar jalur hukum.  "Kalau sudah masalah kriminal, didamaikan pun ada tata caranya yang jelas. Kami mendengarkan, tinggal nanti bagaimana pendekatan hukumnya," kata Wiranto.

Dalam rapat di Komnas HAM, muncul permintaan Presiden Joko Widodo mengambil kebijakan untuk meredam potensi konflik sosial, sehubungan dengan penanganan kasus kriminal sejumlah tokoh. Di antaranya, pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab, Sekretaris Forum Umat Islam Al Khaththath, dan aktivis Sri Bintang Pamungkas.

Salah satu caranya, kata komisioner Komnas HAM Natalius Piga, Presiden Jokowi memerintahkan Kepolisian untuk menerbitkan SP3 (surat penghentian perkara penyidikan) terhadap mereka. "Seandainya Presiden Jokowi berkeinginan menyelesaikan secara komprehensif, maka  dapat memerintahkan Kepolisian dan Kejaksaan untuk mengeluarkan SP3 atau seponering," kata Natalius Pigai pada Jumat, 9 Juni 2017.

AHMAD FAIZ






Anak Tangerang Jadi Korban Eksploitasi Seksual, Pelaku Rekam dan Unggah ke Media Sosial

11 hari lalu

Anak Tangerang Jadi Korban Eksploitasi Seksual, Pelaku Rekam dan Unggah ke Media Sosial

Polres Metro Tangerang Kota menangkap pria berinisial MF (21) yang diduga melakukan eksploitasi seksual anak di Kecamatan Teluknaga.


Pelaku Eksibisionis Berulah di Jakarta Utara, Jadi Tersangka Pornografi

20 hari lalu

Pelaku Eksibisionis Berulah di Jakarta Utara, Jadi Tersangka Pornografi

Polres Metro Jakarta Utara meringkus pelaku pelaku eksibisionis berinisial HH (29) yang terekam kamera pengawas (Closed Circuit Television/CCTV.


Zelensky Akan Legalkan Pornografi Meski Masih Perang Rusia Ukraina

26 hari lalu

Zelensky Akan Legalkan Pornografi Meski Masih Perang Rusia Ukraina

Di tengah perang Rusia Ukraina, Zelensky mempertimbangkan untuk melegalkan pornografi.


Apakah Itu Revenge Porn? Perhatikan Dampak Psikologis Bagi Korban

58 hari lalu

Apakah Itu Revenge Porn? Perhatikan Dampak Psikologis Bagi Korban

Apakah itu revenge porn? Kondisi tersebut berdampak negatif dengan menghancurkan psikologis korban. Bagaimana hukuman untuk pelaku?


Pria Mesum di KRL Ditetapkan Sebagai Tersangka, Kondisi Kejiwaan Bakal Diperiksa

11 Juli 2022

Pria Mesum di KRL Ditetapkan Sebagai Tersangka, Kondisi Kejiwaan Bakal Diperiksa

Berdasarkan pengakuan tersangka, dia sudah 3 kali melakukan tindak asusila, 2 kali di mal Jakarta Pusat dan sekali di KRL Tebet.


Model di Konten Pornografi Raup Rp 30 Juta Selama 3 Bulan Gelar Live Streaming

6 Juli 2022

Model di Konten Pornografi Raup Rp 30 Juta Selama 3 Bulan Gelar Live Streaming

Polres Metro Jakarta Barat menangkap dua orang yang membuat konten pornografi untuk sebuah aplikasi.


Polisi Tangkap 2 Orang Pembuat Konten Pornografi untuk Aplikasi

6 Juli 2022

Polisi Tangkap 2 Orang Pembuat Konten Pornografi untuk Aplikasi

Polres Metro Jakarta Barat menangkap 2 orang pembuat konten pornografi untuk sebuah aplikasi. Bermula dari patroli siber.


Holywings Bukan yang Pertama, inilah 2 Pencabutan Izin Usaha Lainnya di Jakarta oleh Anies

28 Juni 2022

Holywings Bukan yang Pertama, inilah 2 Pencabutan Izin Usaha Lainnya di Jakarta oleh Anies

Gubernur Anies menutup gerai Holywings di seluruh Jakarta. Sebelumnya, penutupan Hotel Alexis kemudian Hamilton Spa.


Acara Bungkus Night di Tempat Spa, Polisi: Kegiatan Prostitusi

20 Juni 2022

Acara Bungkus Night di Tempat Spa, Polisi: Kegiatan Prostitusi

Polres Jakarta Selatan menyatakan undangan acara Bungkus Night di Hamillton Spa & Massage mengarah ke kegiatan prostitusi


Segel Tempat Spa Penyelenggara 'Bungkus Night', Polisi: Bau Ajakan Pornografi

20 Juni 2022

Segel Tempat Spa Penyelenggara 'Bungkus Night', Polisi: Bau Ajakan Pornografi

Polisi menyegel tempat spa dan pijat yang menyelenggarakan acara 'Bungkus Night' di Jakarta Selatan yang viral di media sosial.