Balapan Liar di Makassar Tewaskan 2 Remaja  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, Makassar - Balapan liar terjadi di Makassar, Sulawesi Selatan, tepatnya di jalan tol Parangloe Kecamatan Tamalanrea, Ahad pagi, 28 Mei 2017, 06.45 Wita. Aksi tersebut memakan korban dua orang tewas.

    "Pelaku yang menabrak tiga orang bernama Hariyanto, 18 tahun, dan masih dirawat di Rumah Sakit Wahidin," kata Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Tamalanrea Inspektur Satu Syaharuddin, Minggu, 28 Mei.

    Dia menceritakan bahwa kejadian itu bermula saat para korban tengah menonton balapan liar. Namun saat sedang berlangsung, tiba-tiba pelaku tak bisa mengendalikan laju kendaraannya. Akibatnya tiga orang yang sedang menonton ditabrak.

    Korban Ibnu Amrizal, 11 tahun, meninggal di lokasi, sedangkan Muhammad Irfan, 11 tahun, sempat dirawat di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, sebelum mengembuskan napas terakhir. Adapun Making, 8 tahun, masih dirawat di Rumah Sakit Wahidin. "Ketiga korban ini merupakan pelajar," tutur Syaharuddin.

    Menurut dia, kecelakaan lalu lintas yang menewaskan dua pelajar dan satu orang luka-luka masih dalam proses penyidikan, dengan berkoordinasi Unit Laka Lantas Polrestabes Makassar.

    Kepolisian Resor Kota Besar Makassar telah mengimbau setiap masjid-masjid agar para remaja tak ikut balapan liar. Sebab hal itu bisa memicu masalah, baik itu bentrok maupun kecelakaan lalu lintas.

    Selain itu, Polrestabes Makassar menyampaikan kepada orang tua agar menjaga anak-anaknya dan terlibat balapan liar terutama selama bulan suci Ramadan.

    DIDIT HARIYADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.