Istana Sebut 2018 Tahun Sibuk, Apa Saja Agendanya?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seskab Pramono Anung. TEMPO/Subekti.

    Seskab Pramono Anung. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyebutkan tahun 2018 akan menjadi tahun sibuk bagi pemerintah pusat. Kesibukan itu bukan disebabkan potensi Presiden Joko Widodo bersiap-siap untuk pemilihan presiden 2019, tapi karena ada tiga perhelatan besar saat itu. Dua di antaranya IMF World Bank 2018 dan Asian Games 2018.

    "Jika dilihat dari waktu penyelenggaraan, Asian Games akan berbeda 1 bulan lebih sedikit dengan IMF World Bank," ujarnya saat dicegat di Istana Kepresidenan, Rabu, 3 Mei 2017.

    Rencananya, jika tidak molor, Asian Games 2018 akan digelar pada 18 Agustus di Jakarta, Palembang, dan Jawa Barat. Sedangkan IMF World Bank 2018 akan diselenggarakan pada 8-14 Oktober 2018.

    Baca: Jawa Barat Jadi Lokasi Venues Terbesar Kedua di Asian Games 2018

    Untuk IMF World Bank, Pramono menyebutkan acara itu akan digelar di Bali. Adapun jumlah pesertanya diprediksi mencapai 15 ribu orang dan masih bisa bertambah apabila ada yang membawa keluarga.

    "Presiden tadi merapatkan hal ini dan meminta rencana persiapan secara detail untuk IMF World Bank 2018 dan Asian Games 2018," ucapnya. Pramono menambahkan, Jokowi juga meminta destinasi-destinasi wisata unggulan disiapkan untuk peserta IMF World Bank agar bisa dijadikan sarana promosi.

    Perhelatan besar ketiga yang akan dihadapi pada 2018 adalah pilkada serentak. Menurut Pramono, jumlahnya mencapai 171 daerah dan akan menjadi pemanasan untuk pemilu legislatif dan pemilu presiden pada 2019.

    Baca: Kalla Prediksi Asian Games 2018 Dapat Sponsor Rp1,5 Triliun

    "Pada Oktober 2019, akan ada gambaran siapa yang menjadi calon presiden dan wakil presiden," tuturnya.

    Secara terpisah, Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menyatakan persiapan IMF World Bank berjalan dengan baik hingga saat ini. Ia berujar program-program acara dan panitia sudah tersusun sehingga tinggal membahas teknis penyelenggaraan bersama kementerian, lembaga, dan institusi yang akan terlibat.

    "Saya akan buat paparan soal acara itu," ujarnya.

    ISTMAN M.P.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anwar Usman dan 8 Hakim Sidang MK dalam Gugatan Kubu Prabowo

    Mahkamah Konstitusi telah menunjuk Anwar Usman beserta 8 orang hakim untuk menangani sengketa pemilihan presiden 2019.