Empat Sekolah Jawa Barat Maju ke Lomba Sekolah Sehat Nasional

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Salah satu main concern pemerintah demi menciptakan iklim belajar yang kondusif, baik bagi anak didik maupun pendidik.

    Salah satu main concern pemerintah demi menciptakan iklim belajar yang kondusif, baik bagi anak didik maupun pendidik.

    INFO JABAR - Dalam Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat nasional yang akan digelar pada 17-21 April 2017, Jawa Barat meloloskan empat sekolah untuk mewakili. “Kami mendukung dan berharap sekolah terpilih bisa berbicara di tingkat nasional,” kata Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, di Gedung Sate, Bandung, Selasa, 11 April 2017. Keempat sekolah tersebut adalah juara LSS tingkat Jawa Barat.

    Keempat sekolah tersebut adalah TK Arrahman, Kecamatan Cinere, Kota Depok; SD Mutiara Bunda, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung; SMP Islam Cendikia, Kecamatan Karang Tengah, Kabupaten Cianjur; SMAN 3, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi.

    Karena prestasi di tingkat provinsi, sekolah-sekolah tersebut menerima piala, piagam, dan uang pembinaan langsung dari gubernur yang akrab disapa Aher ini. “Kami mendorong mereka agar dapat seoptimal mungkin melakukan persiapan sesuai dengan standar sekolah sehat nasional,” ujar Aher.

    Supaya pendidikan bisa menghadirkan generasi unggul di masa yang akan datang, Aher juga mengingatkan, kegiatan lomba seperti ini hendaknya menjadi pemicu sekolah-sekolah di Jawa Barat menghadirkan perilaku hidup bersih dan sehat. Menurut dia, dari tahun ke tahun program terkait UKS/M di Jawa Barat terus maju.

    Selain prestasi di bidang LSS, program UKS/M di Jawa Barat dijadikan sebagai model nasional dalam peningkatan pembiasaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Program Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M), kata Aher, merupakan salah satu main concern pemerintah demi menciptakan iklim belajar yang kondusif baik bagi anak didik maupun pendidik. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Rencana Pendapatan dari Pajak 2019 BPRD DKI Jakarta

    Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta menetapkan target pendapatan dari pajak sebesar Rp 44,18 triliun pada 2019. Berikut rincian target BPRD.