Di Makassar, Zakir Naik: Kenapa Angka Kriminalitas di Arab Rendah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cendekiawan muslim, Zakir Naik, memberikan pemaparan saat kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), DI Yogyakarta, 3 April 2017. Selama mengunjungi Indonesia Zakir Naik melakukan dakwah di sejumlah daerah antara lain di Bandung, Yogyakarta, Ponorogo, dan Makasar. ANTARA FOTO

    Cendekiawan muslim, Zakir Naik, memberikan pemaparan saat kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), DI Yogyakarta, 3 April 2017. Selama mengunjungi Indonesia Zakir Naik melakukan dakwah di sejumlah daerah antara lain di Bandung, Yogyakarta, Ponorogo, dan Makasar. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Makassar - Penceramah asal India Zakir Naik menyampaikan orasi bertema Quran and Modern Sains di Baruga AP Pettarani Universitas Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, Senin 10 April 2017. Di sela ceramah, Zakir mengungkapkan penyebab angka kriminalitas di Arab Saudi rendah.

    Zakir Naik mengatakan salah satu negara maju saat ini Amerika Serikat. Namun dalam semenit kasus kriminal sangat meningkat. "Semenit saja tindakan kriminal itu terjadi di AS. Kita sudah tiga jam disini sekitar sekitar 50 kasus pemerkosaan terjadi di AS," ucap Zakir di sela ceramahnya.

    Baca juga: Safari Zakir Naik di Makassar, Peserta Diimbau Tak Bawa Mobil 

    Ia mengungkapkan hal itu berbanding terbalik di Negara Arab Saudi yang kurang sekali tindakan kriminalnya. "Kenapa Arab paling sedikit tindakan kriminal karena mereka berlakukan hukum islam," ucap dia. Kalau saja Arab Saudi hentikan hukum islam maka akan banyak terjadi tindakan kriminal.

    Ketua panitia, Muchtar Daeng Lau, menyiapkan dua lokasi, yaitu indoor dan outdoor. Karena menurut dia, kapasitas ruangan terbatas, sedangkan undangan mencapai 10 ribu orang.

    Ceramah tersebut disiarkan langsung di empat stasiun televisi, yakni TV Muhammadiyah, Umat TV, Unhas TV, dan Fajar TV.

    Muchtar berharap, kedatangan Zakir Naik di Makassar bisa memberikan hal positif bagi umat Islam di Indonesia, khususnya di Makassar. Apalagi, Muchtar melanjutkan, Makassar merupakan kota terakhir di Indonesia yang dikunjungi Zakir.

    DIDIT HARIYADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cerita Saksi Soal Kebararan Pabrik Korek Api di Desa Sambirejo

    Inilah cerita saksi tentang kebakaran pabrik korek api gas di Desa Sambirejo, Langkat, Sumatera Utara memakan korban sampai 30 jiwa.