Tim Gabungan Bersihkan Longsor Cililin Jawa Barat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah rumah rusak berat dalam bencana tanah longsor di Kampung Jati Radio, Desa Cililin, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat pada Jumat, 10 Maret 2017. Kecamatan Cililin merupakan daerah rawan longsor tinggi. BNPB

    Sejumlah rumah rusak berat dalam bencana tanah longsor di Kampung Jati Radio, Desa Cililin, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat pada Jumat, 10 Maret 2017. Kecamatan Cililin merupakan daerah rawan longsor tinggi. BNPB

    TEMPO.CO, Bandung - Tim gabungan membersihkan material longsor dari bukit Pasir Geger Pulus ke Kampung Jati Radio RW 12, Desa Cililin, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Longsor itu terjadi Jumat malam, 10 Maret 2017, sekitar pukul 19.30 WIB. Sebanyak 54 keluarga dengan 213 jiwa mengungsi.

    Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bandung Barat Dicky Maulana, Senin, 13 Maret 2017, mengatakan tim gabungan berasal dari TNI, Polri, BPBD, dan masyarakat. Mereka membersihkan tanah dan pepohonan serta rumah warga yang rusak berat. "Ada dua rumah rusak berat, temboknya jebol," kata dia.

    Baca pula:

    Rawan Longsor Susulan, 151 Keluarga di Cililin Bandung Mengungsi

    Adapun dua korban luka berat di bagian kepala dan kaki, kata Dicky, kini tengah berobat jalan. Korban sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Cililin serta dirujuk ke RS Hasan Sadikin, Bandung.

    Jumlah pengungsi akibat terjangan longsor tersebut mencapai 54 keluarga dengan 213 jiwa. Mereka tersebar di lima lokasi pengungsian, seperti masjid, madrasah, dan rumah tetangga. "Warga mengungsi malam hari karena masih takut ada longsor lagi," kata Dicky. Hujan di sana biasanya turun dari sore hingga malam.

    Baca juga:

    Sepanjang 2016, Jawa Barat Terpapar 1.074 Bencana

    Kejadian itu muncul setelah hujan sejak pukul 16.30 hingga 20.00 WIB. Sebanyak lima unit rumah rusak berat dan ringan. Warga lain di sekitar rumah korban memilih ikut mengungsi. "Dapur umum dan posko sudah didirikan di dua lokasi, kerjasama warga PMI dan Dinas Sosial," kata Dicky.

    Pemerintah Kabupaten Bandung Barat masih menunggu hasil penilaian dan rekomendasi dari Badan Geologi soal masih aman atau tidaknya lokasi.

    Koordinator relawan dari Rumah Zakat, Nurlatifah mengatakan, kebutuhan yang diperlukan keluarga pengungsi seperti sembako, perlengkapan kebersiha, makanan dan perlengkapan bayi.

    Jumlah balita tercatat 22 orang, 8 bayi, 8 orang lanjut usia,.175 orang pengungsi dewasa.

    ANWAR SISWADI

    Video Terkait:
    Tebing Longsor di Bandung Barat, Hantam Tiga Rumah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK Terkait Sengketa Pilpres 2019 Berlangsung Dua Pekan

    Sidang MK terkait sengketa Pilpres 2019 memasuki tahap akhir. Majelis hakim konstitusi akan membacakan putusannya pada 27 Juni. Ini kronologinya.