BNN Riau Ringkus 7 Pengedar Narkoba Pabrikan Asal Malaysia

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Ilustrasi penyitaan barang bukti narkotika sabu. Tempo/Marifka Wahyu Hidayat

TEMPO.CO, Pekanbaru - Badan Narkotika Nasional Provinsi Riau meringkus 7 pengedar narkoba jaringan internasional asal Malaysia. Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa 5 kilogram sabu-sabu, 1.599 butir ekstasi dua unit mobil dan senjata api.

Petugas terpaksa melumpuhkan dua pelaku dengan tembakan lantaran melakukan perlawanan saat penangkapan. "Mereka memasarkan sabu dan ekstasi pabrikan Malaysia," kata Kepala Bidang Penindakan BNN Riau Ajun Komisaris Besar Haldun, Senin, 6 Maret 2017.

Haldun mengatakan, kasus peredaran narkoba lintas negara tersebut diungkap Tim BNN Riau menyusul adanya informasi dari masyarakat yang menyebutkan adanya transaksi narkoba dari Pulau Rupat, Bengkalis oleh dua pelaku H dan AR.

"Kedua tersangka bertugas menjemput barang haram itu dari Pulau Rupat," tutur Haldun.

Baca : Bareskrim Bongkar Peredaran Narkoba Jaringan Aceh-Malaysia

Petugas BNN langsung melakukan penyelidikan setelah mengendus keberadaan dua tersangka di kawasan Dumai. Namun belum sempat tiba di Dumai, petugas berhasil meringkus dua tersangka saat saat melintas menuju Pekanbaru mengendarai mobil Pajero Jalan Lintas Kandis, Kabupaten Siak, Kamis pekan lalu, 2 Maret 2017.

Dari dalam mobil dua tersangka dia menambahkan, petugas menemukan 5 Kilogram sabu yang dikemas dalam 6 bungkus teh bertuliskan aksara Cina. Petugas turut menyita bungkusan besar yang berisi 1.600 pil ekstasi, di mana 1 butir rusak karena pecah, sehingga ekstasi utuh mencapai 1.599 butir 

"Sabu dan ekstasi tersebut rencananya bakal diedarkan ke sejumlah daerah di Sumatera seperti Sumatera Utara, Jambi dan Lampung," tukasnya.

Kepada penyidik, kedua tersangka mengaku narkoba tersebut bakal dijemput oleh dua pelaku lainnya AG dan RM yang berada di Pekanbaru. 

Saat dilakukan pengembangan, polisi akhirnya mengendus keberadaan dua tersangka lainnya AG dan RM di Jalan Riau, Pekanbaru saat mengendarai mobil Toyota Rush. "Keduanya berencana membawa sabu dan ekstasi itu ke Jambi."

Simak pula : Polri Museumkan Pedang Emas Pemberian Kerajaan Arab Saudi

Saksikan video terkait: BNN Bongkar Peredaran Sabu dan Ribuan Ekstasi Jaringan Malaysia

Saat dilakukan penangkapan, keduanya justru melakukan perlawanan kepada petugas. Sempat terjadi aksi tembak menembak antara petugas dan kedua tersangka. Namun pada akhirnya dua tersangka dapat dilumpuhkan dengan timbah panas yang bersarang di bagian dada, kaki dan tangan. Mobil Toyota Rush yang digunakan pelaku mengalami kerusakan akibat berondongan peluru itu disita petugas.  

Dari pengembangan informasi kedua pelaku, terungkap dua pelaku lainnya AH dan AT yang berencana membawa sabu dan ekstasi ke Bandar Lampung. Keduanya berhasil ditangkap polisi saat berada di parkiran sebuah hotel di Jalan Paus, Pekanbaru. Sedangkan satu pelaku lainnya AR, ditangkap di Jalan Nangka, Pekanbaru.

"Untuk tersangka yang berperan mengendalikan narkoba di Provinsi Riau sudah tertangkap, sedangkan untuk daerah lainnya masih kami kembangkan," demikian Haldun menuturkan.

RIYAN NOFITRA






Keamanan Sierra Leone Menyita 520 Kilogram Kokain

1 hari lalu

Keamanan Sierra Leone Menyita 520 Kilogram Kokain

Aparat keamanan Sierra Leone pada Rabu, 5 Oktober 2022, menahan tiga WNA yang terlibat dalam kejahatan penyelundupan setengah ton kokain


Gerebek Kampung Ambon, Polsek Cengkareng Tangkap 8 Pengedar Narkoba

3 hari lalu

Gerebek Kampung Ambon, Polsek Cengkareng Tangkap 8 Pengedar Narkoba

Polsek Cengkareng tangkap delapan pengedar narkoba di Kampung Ambon.


Bandar dan Kurir Narkoba Ditangkap di Senen, Biasa Menaruh Sabu di Tong Sampah

3 hari lalu

Bandar dan Kurir Narkoba Ditangkap di Senen, Biasa Menaruh Sabu di Tong Sampah

Bandar dan kurir narkoba ini mengedarkan barang haram tersebut dengan cara mendatangi pembeli atau menaruh sabu di dalam tong sampah


Dibebaskan dari Tuduhan Penggunaan Narkoba, Lee Sang Bo: Masih Berjuang Pulih

7 hari lalu

Dibebaskan dari Tuduhan Penggunaan Narkoba, Lee Sang Bo: Masih Berjuang Pulih

Hasil tes urin menunjukkan negatif narkoba, Lee Sang Bo bersyukur namun masih harus berjuang untuk sembuh dari depresinya.


Anak Muda Jangan Tawuran dan Narkoba, Main Tinju Saja, Polres Cilandak Buka Sasana

9 hari lalu

Anak Muda Jangan Tawuran dan Narkoba, Main Tinju Saja, Polres Cilandak Buka Sasana

Polsek Cilandak menyediakan sasana tinju bagi anak muda guna mencegah pemakaian narkoba dan tawuran serta mampu mencetak prestasi di wilayahnya.


Mahasiswa di Sumedang DItangkap, Diduga Selundupkan Ganja dengan Bungkus Kopi

13 hari lalu

Mahasiswa di Sumedang DItangkap, Diduga Selundupkan Ganja dengan Bungkus Kopi

Seorang mahasiswa perguruan tinggi negeri di Sumedang ditangkap karena diduga menyelundupkan ganja dari Aceh untuk diedarkan


10 Tewas dalam Penembakan di Bar Meksiko, Perang antar-Geng Narkoba?

14 hari lalu

10 Tewas dalam Penembakan di Bar Meksiko, Perang antar-Geng Narkoba?

Sekelompok orang bersenjata tak dikenal melepaskan tembakan di sebuah bar di Meksiko tengah, menewaskan 10 orang pengunjung


Modus Baru Peredaran Narkoba, Manfaatkan Penyandang Disabilitas Pakai Tas Selempang

15 hari lalu

Modus Baru Peredaran Narkoba, Manfaatkan Penyandang Disabilitas Pakai Tas Selempang

Polres Metro Jakarta Pusat menangkap tiga tersangka narkoba di Daan Mogot, Kota Tangerang, Banten.


1,8 Ton Kokain Disita di Nigeria, Akan Dikirim ke Eropa dan Asia

17 hari lalu

1,8 Ton Kokain Disita di Nigeria, Akan Dikirim ke Eropa dan Asia

Sebanyak 1,8 ton kokain disita dari sebuah gudang di Lagos, Nigeria, dengan nilai $278,5 juta atau Rp4,18 triliun


Remaja 17 Tahun di Cilegon Jualan Narkoba Online Lewat Instagram

18 hari lalu

Remaja 17 Tahun di Cilegon Jualan Narkoba Online Lewat Instagram

Remaja yang baru berusia 17 tahun ini berjualan narkoba secara online di Instagram. Menjajakan sabu, ganja dan tembakau gorila.