Raja Arab Bawa 1.500 Orang Liburan ke Bali?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Salman saat menghadiri acara Dewan Syura. Putra Mahkota Salman bin Abdulaziz Al Saud menggantikan Raja Abdullah yang meninggal pada usia 90 tahun. AP/Saudi Press Agency, File

    Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Salman saat menghadiri acara Dewan Syura. Putra Mahkota Salman bin Abdulaziz Al Saud menggantikan Raja Abdullah yang meninggal pada usia 90 tahun. AP/Saudi Press Agency, File

    TEMPO.CO, Jakarta - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud membawa rombongan dengan jumlah tak tanggung-tanggung dalam kunjungannya ke Indonesia. Menurut Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Salman akan membawa lebih-kurang 1.500, orang yang terdiri atas menteri, pengusaha, hingga pangeran.

    "Kunjungan kenegaraannya dari tanggal 1 Maret hingga 3 Maret. Sementara itu, sisanya, (4-9 Maret) beliau akan ada di Bali untuk beristirahat," ujar Pramono saat memberikan keterangan pers di Istana Kepresidenan, Selasa, 21 Februari 2017.

    Baca juga:
    Jokowi Akan Jemput Langsung Raja Salman di Bandara 
    Raja Arab Bawa 1.500 Orang Termasuk 25 Pangeran ke Indonesia

    Menurut Pramono, dalam rombongan sekitar 1.500 orang tersebut, Raja Salman membawa serta 10 menteri dan 25 pangeran.

    Secara terpisah, Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman Fachir menyatakan hal senada bahwa 1.500 orang direncanakan menyertai Raja Salman ke Bali. Namun, kata ia, hal itu masih bersifat tentatif alias masih bisa berubah. "Yang pasti rajanya di sana," ujar Fachir.

    Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Lembong menuturkan setidaknya ada tiga kerja sama yang akan ditekankan Indonesia dan Arab Saudi saat Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud berkunjung nanti. Salah satunya terkait dengan kilang minyak di Indonesia.

    Lembong mengatakan Saudi Aramco akan berinvestasi di Indonesia dalam hal ekspansi atau pengembangan kilang minyak. Tepatnya, ucap Lembong, pengembangan kilang minyak Pertamina di Cilacap dengan nilai investasi mencapai US$ 6 miliar.

    ISTMAN M.P.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.