Sosialisasi Empat Pilar Harusnya Menyasar Media Sosial

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Media sosial dianggapefisiensebagaisasaransosialisasiEmpatPilar MPR karenajumlahpenggunanyasangatbesar, melebihi media konvensional.

    Media sosial dianggapefisiensebagaisasaransosialisasiEmpatPilar MPR karenajumlahpenggunanyasangatbesar, melebihi media konvensional.

    INFO MPR - Sosialisasi Empat Pilar Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI melalui media sosial menjadi salah satu pekerjaan rumah. Sosialisasi ini dianggap penting karena mampu mempengaruhi pikiran dan pengambilan keputusan masyarakat. Media sosial dianggap efisien karena jumlah penggunanya sangat besar, melebihi media konvensional.

    Hanya saja, MPR harus membuat materi tayangan yang lebih ringan, mudah diterima masyarakat, dan tidak membosankan agar materi yang ada dalam Empat Pilar bisa tersosialisasikan dengan baik. Selama ini, materi yang disampaikan sulit dicerna untuk audiens.

    Itulah sebagian masukan yang disampaikan dalam Media Expert Meeting MPR yang berlangsung di Pangkal Pinang, Bangka, Kamis, 15 Desember 2016. Media Expert Meeting MPR berlangsung bersama para redaktur media cetak, elektronik, online, radio, dan televisi mengetengahkan tema "Strategi Publikasi Kegiatan MPR RI Melalui Media Massa". Acara itu juga dihadiri Sekretaris Jenderal MPR Ma'ruf Cahyono dan 24 orang perwakilan media.

    Selain menyoroti tentang media sosial, peserta Media Expert Meeting menyoroti materi sosialisasi yang sering kali monoton karena bersifat perulangan. Terkadang kurang inovasi dan kurang kreatif, sehingga tidak bisa menjangkau anak muda.

    Ma'ruf Cahyono mengatakan MPR merasa perlu mendapatkan masukan, terutama dari insan media. Masukan dari media, kata Ma'ruf, akan dijadikan panduan strategi publikasi ke depan dalam melaksanakan peliputan kegiatan sosialisasi, baik untuk memenuhi kebutuhan sekarang maupun masa depan.

    "Yang diinginkan MPR adalah kegiatan sosialisasi beserta isinya didengar dan diketahui masyarakat hingga di akar rumput. Sehingga masyarakat paham dan bisa melaksanakannya", kata Ma'ruf. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.