Sambangi Korban Gempa, Jokowi Bagikan Buku dan Jilbab

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo memberikan bingkisan dan sumbangan secara simbolis kepada warga terdampak gempa di posko Meurah Dua, Pidie Jaya, Aceh. 09 Desember 2016. TEMPO/Yohanes Paskalis

    Presiden Joko Widodo memberikan bingkisan dan sumbangan secara simbolis kepada warga terdampak gempa di posko Meurah Dua, Pidie Jaya, Aceh. 09 Desember 2016. TEMPO/Yohanes Paskalis

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden RI Joko Widodo berkunjung ke posko korban gempa di Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya, Provinsi Nanggroe Aceh Darusalam. Jokowi datang bersama rombongan yang terdiri atas sejumlah menteri Kabinet Kerja pada Jumat, 9 Desember 2016, sekitar pukul 11.10 WIB.

    Di gerbang Masjid Al-Munawarah Meurah Dua, yang menjadi lokasi posko, Presiden langsung menyapa ratusan wanita dan anak-anak yang berteduh di bawah tenda. "Assalamualaikum," ujar Jokowi.

    Setelah sempat berbincang dengan pengelola posko, Jokowi mulai membagikan santunan secara simbolis kepada perwakilan korban gempa. Dari pantauan Tempo, ada pula bingkisan berupa buku dan jilbab yang langsung diperebutkan penduduk Pidie Jaya di posko. "Sabar, sabar, yang jilbab untuk ibu-ibu, lho," kata Jokowi.

    Menemani Jokowi, tampak Sekretaris Kabinet Pramobo Anung, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Willem Rampangilei.

    Di posko tersebut, korban gempa ditempatkan di aula masjid dan di tiga tenda utama yang didirikan menggunakan pasak besi. Ada pula tenda Kementerian Sosial untuk perawatan medis dan satu truk serbaguna yang dipakai untuk membagikan konsumsi.

    Berdasarkan data yang dirilis Kepala Bidang Humas Polda Aceh Komisaris Besar Goenawan, posko pengunsi di Masjid Al-Munawarah yang berada di Desa Meunasah Bie itu menampung sedikitnya 3.000 orang. Masih ada dua posko lain di kecamatan yang sama, yaitu di Desa Meunasah Mancang, yang menampung 500 orang; serta di Desa Meunasah Jurong, yang menampung 100 orang.

    YOHANES PASKALIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.