Jokowi Suka Pakai Warna Biru, Ini Alasannya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin (kiri) dan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo berjalan menuju Lapangan Silang Monas, Jakarta,2 Desember 2016. ANTARA/Puspa Perwitasari

    Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin (kiri) dan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo berjalan menuju Lapangan Silang Monas, Jakarta,2 Desember 2016. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Balikpapan – Presiden Joko Widodo mengunjungi Balikpapan, Kalimantan Timur, dalam kaitan dengan sosialisasi pengampunan pajak kepada pengusaha setempat, Minggu lalu. Di Balikpapan, Jokowi sempat mampir ke pusat belanja Balikpapan Super Blok (BSB).

    “Beli sandal saja untuk dipakai di Balikpapan,” katanya setelah membagikan 1.712 lembar sertifikat tanah warga Kalimantan Timur di Balikpapan, Senin, 5 Desember 2016.

    Jokowi mengaku terkesan oleh sendal plastik warna biru yang ditawarkan salah seorang pelayan mal dengan diskon 50 persen. “Kata pelayannya, khusus Pak Jokowi kami berikan tambahan diskon 50 persen plus tambahan 10 persen. Murah banget, saya hanya bayar Rp 125 ribu,” ujarnya.

    Seorang wartawan bertanya, kenapa sekarang suka memakai barang-barang warna biru. Sebelumnya, Jokowi memang juga menggunakan payung warna biru saat menemui massa aksi damai umat muslim di Monas pada Jumat, 2 Desember 2016.

    “Itu gak ada kaitannya sama yang biru-biru. Suka aja pakai sandal warna biru,” kata orang nomor satu Indonesia itu sambil terkekeh.

    Jadwal Jokowi cukup padat dalam kunjungan kerja di Balikpapan. Agenda utama adalah sosialisasi program tax amnesty di hadapan 3.000 pengusaha di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

    Selain itu, Jokowi membagikan 1.712 lembar sertifikat tanah bagi masyarakat setempat, disusul pemberian dana desa di Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara, serta penambahan gizi balita di Balikpapan.

    SG WIBISONO



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.