Parade 412, Surya Paloh Ajak Lawan Kemiskinan dan Kebodohan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh didampingi oleh Ketua DPR Setya Novanto saat menghadiri Parade Kita Indonesia, 4 November 2016. Tempo/Egi Adyatama

    Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh didampingi oleh Ketua DPR Setya Novanto saat menghadiri Parade Kita Indonesia, 4 November 2016. Tempo/Egi Adyatama

    TEMPO.CO, Jakarta - Parade Kita Indonesia digelar di sepanjang Jalan Sudirman dan M.H. Thamrin, Ahad, 4 Desember 2016. Parade yang berpusat di Bundaran Hotel Indonesia itu dihadiri beberapa petinggi Partai Politik, seperti Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto dan Ketua Umum Partai Nasional Demokrat Surya Paloh.

    Setya Novanto tampak hadir dengan seragam kuning khas partainya, Golkar. Sedangkan Surya Paloh mengenakan kemeja biru tua. "Kita jadikan ini momentum, kebhinnekaan kita. Ini momen persatuan bangsa," kata Setnov.

    Beda dengan Setnov, Surya Paloh lebih panjang dalam memberikan orasi di depan peserta. Dia pun menekankan pentingnya persatuan bangsa untuk mengisi kemerdekaan. "Agar jadi warga yang berdaulat sepenuhnya. Dan dihargai bangsa lain. Persyaratannya kita harus bersatu," katanya.

    Surya Paloh juga menekankan ada dua musuh utama bangsa Indonesia yaitu kebodohan dan kemiskinan. “Kita jangan menjadi bangsa miskin di negeri sendiri,” katanya bersemangat.

    Selain Surya dan Setnov, Ketua Partai Persatuan Pembangunan Djan Faridz tampak hadir. Datang pula beberapa kader Partai Golkar, seperti Nurul Arifin, Tantowi Yahya, juga Enggartiasto Lukita, yang merupakan Menteri Perdagangan. Namun, Enggartiasto tidak berorasi. Ada pula dua mantan atlet bulu tangkis, Rexy Mainaky dan Chandra Wijaya.

    Dalam acara itu, Tantowi yang menjadi pemandu acara menegaskan acara ini merupakan lanjutan dari Aksi Bela Islam 212 pada Jumat kemarin. Dia mengatakan aksi yang diselenggarakan koalisi partai pendukung pemerintah itu juga ikut mengapresiasi aksi super damai yang digelar pada Jumat kemarin.

    "Aksi ini bukan untuk bersaing apalagi menyaingi, ini merupakan gerakan lanjutan aksi kemarin," kata Tantowi Yahya, yang merupakan politikus Partai Golkar dan menjadi pembawa acara di panggung utama parade Kita Indonesia di kawasan Bundaran Hotel Indonesia.

    EGI ADYATAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.