Sejumlah Perusahaan Dukung Aksi 412, Begini Jawaban Panitia

Reporter

Suasana karnaval cinta NKRI saat Car Free Day di sekitar Bundaran HI, Jakarta, 20 November 2016. Karnaval ini diikuti oleh 17.600 relawan NKRI Cinta Damai. TEMPO/Ilham Fikri

TEMPO.CO, Jakarta - Aksi bertajuk "Kita Indonesia"  bakal berlangsung pada Minggu, 4 Desember  2016 di Jalan Sudirman hingga Bunderan Hotel Indonesia, Jakarta.  Aksi ini digagas oleh Partai Golkar dan NasDem serta beberapa partai pendukung pemerintah.

Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, DPP Partai Golkar Yorys Raweyai menjelaskan bakal ada 10 panggung yang didirikan. Panggung itu akan diisi pergelaran budaya, sejak pukul 08.00 hingga 11.00 WIB.

Waktu tersebut berbarengan dengan dengan hari bebas kendaraan, alias Car Free Day yang lazim diadakan setiap akhir minggu di sepanjang Jalan Sudirman hingga Jalan Thamrin.

Ketua Umum Partai Golkar telah mengirim surat ke jajaran di bawahnya untuk mengirim kadernya ke acara aksi Kita Indonesia.

Di media sosial, muncul surat internal dari manajemen Bank Artha Graha dan Agung Sedayu Group kepada bawahannya untuk hadir di acara Kita Indonesia.

Surat yang sama juga dikeluarkan Kementerian Perdagangan dan Kementrian Sosial yang menghimbau pegawainya hadir.

"Acara itu tidak memiliki kaitan dengan perusahaan atau kementerian manapun. Aksi itu fokus utamanya diikuti oleh kader-kader partai politik," kata Zainudin Amali, anggota DPR dari Partai Golkar yang menjabat sebagai Sekretaris Aliansi Kebangsaan Indonesia.

Zainudin menjelaskan penyelenggara #KitaIndonesia menerima informasi terkait surat edaran dari beberapa perusahaan dan kementerian yang viral di media sosial.

Surat-surat itu berisikan imbauan kepada para pegawainya agar ikut hadir dalam acara ini. “Seharian ini kami coba verifikasi mana surat yang asli dan mana yang palsu,” ujarnya, Sabtu, 3 Desember 2016.

Panitia memang meminta pihak lain melaporkan diri bila ingin bergabung. “Karena berkaitan dengan penempatan lalu penyediaan lokasi parkir. Dan kami memang fokuskan ke kader partai,” tuturnya.

Zainudin menegaskan panitia tidak pernah meminta bantuan dari perusahaan maupun kementerian agar mengimbau pegawainya ikut aksi. “Tapi kalau besok ada acara yang berbarengan dan orang-orang mengaitkannya, ya.. aduuh,” tuturnya.

Pelaksana tugas Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Sosial Andi Hanindito membenarkan surat itu, namun ia membantah dikaitkan dengan motif politik.

“Kami tidak ke arah sana. Kami biasa melakukan kegiatan saat car free day dengan menghadirkan para pegawai. Hanya saja, kali ini (pakai surat) agar lebih terkoordinir,” ucapnya.

AHMAD FAIZ







Mengenang Sudharmono, Seorang Wakil Presiden Era Orde Baru Pernah Pimpin Partai Golkar

5 hari lalu

Mengenang Sudharmono, Seorang Wakil Presiden Era Orde Baru Pernah Pimpin Partai Golkar

Sudharmono atau akrab disapa Pak Dhar, pernah menjabat Wakil Presiden RI ke-5, dan aktif berkarier sebagai politikus dan seorang militer.


Kronologi Ridwan Kamil Gabung Partai Golkar, Kode Sudah Diberikan Jauh Hari

10 hari lalu

Kronologi Ridwan Kamil Gabung Partai Golkar, Kode Sudah Diberikan Jauh Hari

Ridwan Kamil gabung menjadi kader Partai Golkar, meski pernah gagalkan dukungan saat Kang Emil maju Pilgub Jabar lalu.


Partai Golkar Rekrut Ridwan Kamil demi Mendulang Suara

12 hari lalu

Partai Golkar Rekrut Ridwan Kamil demi Mendulang Suara

Di tengah mandeknya peta dukungan KIB, Partai Golkar menggaet Ridwan Kamil. Apa hubungan antara manuver ini dan posisi Ganjar Pranowo?


Dulu Tidak Didukung, Kini Gabung Golkar. Ini Perjalanan Politik Ridwan Kamil

12 hari lalu

Dulu Tidak Didukung, Kini Gabung Golkar. Ini Perjalanan Politik Ridwan Kamil

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bergabung dengan Partai Golkar. Partai yang dulu sempat tidak mendukungnya. Begini ceritanya.


Berlabuh ke Partai Golkar, Ini Lika-liku Politik Ridwan Kamil

12 hari lalu

Berlabuh ke Partai Golkar, Ini Lika-liku Politik Ridwan Kamil

Ridwan Kamil resmi menjadi kader Partai Golkar pada 18 Januari 2022.


Masuk Golkar, Ridwan Kamil Berpeluang Diusung Lagi Jadi Gubernur Jabar atau DKI Jakarta

12 hari lalu

Masuk Golkar, Ridwan Kamil Berpeluang Diusung Lagi Jadi Gubernur Jabar atau DKI Jakarta

Golkar menilai potensi dan kapabilitas Ridwan Kamil membuat peluang ke arah sana terbuka.


Politisi Muda Lintas Partai Tolak Sistem Proporsional Tertutup, Sebut Kader Senior akan Dapat Nomor Urut Atas

17 hari lalu

Politisi Muda Lintas Partai Tolak Sistem Proporsional Tertutup, Sebut Kader Senior akan Dapat Nomor Urut Atas

Politisi muda lintas partai bicara soal penolakan atas wacana sistem proporsional tertutup di Pemilu 2024. Apa alasan mereka?


Celetuk Zulhas Pertemuan 7 Parpol Penolak Sistem Proporsional Tertutup Koalisi Baru bagi Golkar

22 hari lalu

Celetuk Zulhas Pertemuan 7 Parpol Penolak Sistem Proporsional Tertutup Koalisi Baru bagi Golkar

Pertemuan tujuh elit parpol penolak sistem proporsional tertutup diinisiasi oleh Partai Golkar.


5 Politisi yang Pindah Partai Politik

26 hari lalu

5 Politisi yang Pindah Partai Politik

Fenomena politisi yang pindah partai, dari satu parpol ke parpol lain lazim terjadi di era politik terbuka seperti sekarang.


Politisi Kutu Loncat atau Hobi Pindah Partai dan Problematikanya

26 hari lalu

Politisi Kutu Loncat atau Hobi Pindah Partai dan Problematikanya

Fenomena pindah partai disinyalir menjadi problem perpolitikan Indonesia di era reformasi demokrasi saat ini.