Ketua KPK Sebut Ada Aktor Lain dalam Korupsi E-KTP

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua KPK, Agus Rahardjo membaca puisi berjudul

    Ketua KPK, Agus Rahardjo membaca puisi berjudul "Hukum" dalam acara #17anTempo yang bertema Merayakan Chairil Anwar, di gedung Tempo, Jakarta, 15 Agustus 2016. Tempo Channel

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo meyakini ada aktor lain yang bermain dalam dugaan korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP). Dugaan itu muncul karena nilai kerugian negara yang mencapai Rp 2,3 triliun.

    "Yang jadi keyakinan kami kan gini, perhitungan dari BPK kerugian negara Rp 2,3 triliun. Pasti bukan ini doang yang bertanggung jawab. Pasti ada aktor yang lain," kata Agus di Gedung KPK, Kamis 10 November 2016.

    Agus tak menyebut siapa aktor yang menjadi bidikan KPK. Ia mengatakan saat ini penyidiknya masih bekerja untuk mengumpulkan barang bukti. "Penyidik masih mengumpulkan alat bukti siapa yang bertanggung jawab," kata dia.

    Sejumlah saksi sudah dihadirkan komisi antirasuah untuk memberi keterangan terhadap korupsi proyek senilai Rp 6 triliun ini, di antaranya mantan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, mantan Menteri Keuangan Agus Martowardojo, dan sejumlah pihak swasta pemenang tender proyek.

    Baca:
    KPK Perpanjang Penahanan Tersangka Kasus E-KTP
    KPK Periksa Paulus Tanos untuk Kasus E-KTP
    Penjelasan Agus Martowardojo Ihwal Anggaran Proyek e-KTP

    Pekan lalu KPK juga memeriksa anggota DPR dari Komisi II, Chairuman Harahap. Pemeriksaan itu dilakukan untuk mengkonfirmasi soal proses pembahasan proyek e-KTP di kalangan anggota Dewan.

    Agus mengatakan, selain pejabat kementerian, pihaknya juga memungkinkan untuk menyeret anggota DPR. "Kalau terlibat dalam proses alokasi anggaran lalu, dalam proses itu terjadi suap, ya mungkin saja. Makanya itu sedang didalami," ujar dia.

    Dalam perkara ini, KPK baru menetapkan dua orang tersangka. Mereka adalah mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Irman dan mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Sugiharto.

    MAYA AYU PUSPITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.