Tiga Bunga Langka Mekar di Bengkulu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bunga yang menjadi kebanggaan masyarakat Bengkulu, bunga raflesia Arnoldi  mekar di hutan Bukit Daun Register V desa Tebat Monok, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, (04/12). Semenjak tahun 2012 baru pertama kali ditemukan bunga rafflesia mekar. TEMPO/Iqbal lubis

    Bunga yang menjadi kebanggaan masyarakat Bengkulu, bunga raflesia Arnoldi mekar di hutan Bukit Daun Register V desa Tebat Monok, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, (04/12). Semenjak tahun 2012 baru pertama kali ditemukan bunga rafflesia mekar. TEMPO/Iqbal lubis

    TEMPO.CO, Bengkulu - Tiga jenis bunga langka Bengkulu yakni Rafflesia arnoldii, Rafflesia gadutensis, dan Amorphophallus gigas mekar di tiga lokasi di daerah ini.

    "Dua bunga langka jenis Rafflesia mekar di habitatnya, dan bunga Amorphophallus di lokasi penangkaran," kata Koordinator Komunitas Peduli Puspa Langka (KPPL) Bengkulu Sofian Ramadhan, di Bengkulu, Minggu, 9 Oktober 2016.

    Ia menyebutkan, bunga Rafflesia arnoldii atau disebut juga Padma raksasa mekar di kawasan hutan Cagar Alam Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, berjarak sekitar 46 kilometer dari Kota Bengkulu.

    Sekelompok penduduk Desa Taba Teret secara rutin mengawasi habitat puspa langka di kawasan hutan sekitar desa mereka tersebut.

    "Kelompok masyarakat secara sukarela mengawasi habitat bunga itu, dan membuatkan jalan setapak," ujarnya pula.

    Ibnu, warga yang menemukan bunga Rafflesia arnoldii di Cagar Alam Taba Penanjung mengatakan, pengunjung hanya perlu berjalan kaki sejauh 30 meter ke dalam hutan untuk menikmati kecantikan dan keunikan puspa langka ikon Bengkulu itu.

    Diameter bunga Rafflesia arnoldii yang mekar tersebut mencapai 75 sentimeter dan masih dapat disaksikan hingga empat hari ke depan.

    Sedangkan sekuntum bunga Rafflesia gadutensis mekar di sekitar objek wisata Air Terjun Kemumu, Kabupaten Bengkulu Utara yang masuk dalam kawasan Hutan Lindung Boven Lais.

    Anggota Komunitas Peduli Puspa Langka (KPPL) Bengkulu Utara Deki mengatakan keunikan bunga langka itu dapat dinikmati hingga tiga hari ke depan.

    "Bunga sudah mekar hari ketiga dan masih bisa dinikmati hingga tiga hari ke depan," kata Deki.

    Kelompok masyarakat yang mengawasi habitat Rafflesia itu, tidak membebankan biaya retribusi hanya mengharapkan sumbangan sukarela dari pengunjung untuk biaya operasional mereka.

    Selain di Bengkulu, Rafflesia gadutensis, juga ditemukan di Sumatera Barat. Bahkan nama spesies Rafflesia ini diambil dari nama gunung, Gunung Gadut, Kota Padang.

    Sedangkan satu puspa langka lainnya Amorphophllus gigas setinggi empat meter atau yang lebih dikenal bunga bangkai, mekar di lokasi penangkaran Holidin, warga Desa Tebat Monok, Kabupaten Kepahiang di kawasan Hutan Lindung Bukit Daun.

    "Kami perkirakan mekar sempurna dalam satu atau dua hari lagi," kata Holidin saat dihubungi dari Bengkulu.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.