Teler Setelah Konsumsi Tramadol, 6 Pelajar SMP Ditangkap  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi menunjukkan barang bukti 310 butir pil tramadol yang disalahgunakan dalam rilis di Markas Polisi Wilayah Kota Bogor, 8 Mei 2015.  Lazyra Amadea Hidayat

    Polisi menunjukkan barang bukti 310 butir pil tramadol yang disalahgunakan dalam rilis di Markas Polisi Wilayah Kota Bogor, 8 Mei 2015. Lazyra Amadea Hidayat

    TEMPO.CO, Bima - Kepolisian Sektor Bolo, Bima, Nusa Tenggara Barat, menangkap enam pelajar Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Bolo karena mengkonsumsi obat happy five tramadol. Enam siswa itu, yakni IK, 13 tahun, NK (13), MR (13), IM (13), DM (13), dan RM (13) ditangkap saat teler alias mabuk. “Mereka diberi pembinaan,“ ujar Kapolsek Bolo Ajun Komisaris Abdul Khaer, Sabtu, 3 September 2016.

    Menurut Khaer, polisi bergerak menangkap enam pelajar itu setelah seorang guru melaporkan bahwa anak didiknya sedang mengkonsumsi tramadol. "Anggota yang menerima laporan langsung turun ke lokasi dan siswa yang bersangkutan diberikan pembinaan," katanya.

    Kepala Sekolah SMPN 4 Bolo, Kisman, menuturkan saat kejadian dia tidak berada di sekolah karena sedang rapat di kantor Dinas Kabupaten Bima. "Memang ada kejadian, tapi sudah selesai, siswa diberi pembinaan,” kata Kisman.

    Khaer mengimbuhkan, polisi juga berhasil membekuk bandar sekaligus pengedar tramadol yang kerap beroperasi di wilayah hukum Polsek Bolo. Pengedar inilah, kata Khaer, yang menjual tramadol ke pelajar.

    Tersangka berinisial MS alias Gina tidak dapat berkutik setelah polisi berhasil menemukan puluhan tramadol siap jual yang disembunyikan di rumahnya, RT 08 RW 03 Desa Tambe, Kecamatan Bolo.

    Penangkapan terhadap tersangka, ujar Khaer, merupakan pengembangan keterangan enam siswa tersebut. Menurut Khaer, mereka mengaku mengkonsumsi tramadol pemberian MS. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka langsung digelandang ke kantor Polsek Bolo.

    Menindaklanjuti kasus itu Unit Reserse Kriminal yang dipimpin Brigadir Kepala Suhendra langsung mendatangi sekolah dan menyita beberapa butir tramadol dari siswa. "Siswa mengaku tramadol tersebut didapat dari MS," ucap Khaer.

    “Polsek Bolo tetap melakukan operasi serupa baik dengan laporan masyarakat ataupun berdasarkan informan,” kata Abdul Kaher.

    AKHYAR M. NUR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.