Pesawat Latih Cesna Jatuh di Persawahan Tasikmalaya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga bahu membahu menarik badan pesawat latih CESNA 172 PK-NIV yang jatuh di tambak warga Desa Wedung, Demak, Jawa Tengah, 21 Juni 2016. Pesawat milik Nusa Flying Internasional School Jakarta ini jatuh pada Senin (20/06) saat sedang latihan terbang. TEMPO/Budi Purwanto

    Warga bahu membahu menarik badan pesawat latih CESNA 172 PK-NIV yang jatuh di tambak warga Desa Wedung, Demak, Jawa Tengah, 21 Juni 2016. Pesawat milik Nusa Flying Internasional School Jakarta ini jatuh pada Senin (20/06) saat sedang latihan terbang. TEMPO/Budi Purwanto

    TEMPO.COTasikmalaya - Satu pesawat latih jenis Fiver Cesna 172 jatuh di area persawahan di Desa Kujang, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis, 18 Agustus 2016, sekitar pukul 15.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini.

    "Nomor registrasi pesawat PK-PBG. Jumlah penumpang tiga orang, kondisi selamat," kata Kepala Penerangan dan Telekomunikasi Pangkalan Udara Wiriadinata Kapten Ruslan Rambe kepada wartawan.

    Menurut Rambe, tiga penumpang yang selamat adalah pilot sekaligus instruktur, Yosaphat Lintang Nitibaskara, serta dua penumpang, masing-masing Arief Rafidan dan Fadli Rafidan.

    Pesawat tersebut milik PT Perkasa Flight School, Cilacap. "Pesawat hilang kontak dengan ATC (Bandara) Nusawiru pukul 15.00 WIB," ucap Rambe.

    Kepala Bandara Nusawiru, Kabupaten Pangandaran, Hendra Gunawan menjelaskan, pesawat yang jatuh itu merupakan pesawat latih. Pesawat tersebut berangkat dari Bandara Nusawiru sekitar pukul 14.30 WIB. 

    Instruktur dan dua siswanya hendak melakukan training area. "Lost contact jam 15.00 WIB," katanya.

    Kondisi instruktur dan dua siswanya dalam keadaan baik. Ketiganya mengalami luka ringan. "Alhamdulillah luka ringan. Sekarang di Puskesmas Karangnunggal," ujar Hendra.

    CANDRA NUGRAHA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.