Hasto Kristiyanto Bicara Opsi Pasangan Ahok-Djarot  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, Ahok (kiri), berbincang dengan Wagub DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat (kanan), sebelum upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Monas, Jakarta, 20 Mei 2016. Tema tahun ini adalah 'Mengukir Makna Kebangkitan Nasional dengan Mewujudkan Indonesia yang Bekerja Nyata, Mandiri, dan Berkarakter. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

    Gubernur DKI Jakarta, Ahok (kiri), berbincang dengan Wagub DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat (kanan), sebelum upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Monas, Jakarta, 20 Mei 2016. Tema tahun ini adalah 'Mengukir Makna Kebangkitan Nasional dengan Mewujudkan Indonesia yang Bekerja Nyata, Mandiri, dan Berkarakter. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

    TEMPO.COJakarta - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto belum memutuskan siapa yang akan diusung sebagai calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta pada pilkada 2017. Kabar yang beredar, PDIP akan memasangkan kembali inkumben Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dengan Djarot Saiful Hidayat. 

    Menurut Hasto, PDIP belum memutuskan opsi yang akan dipilih. “Belum fixed, belum diputuskan,” ujar Hasto saat dihubungi melalui pesan pendek, Jumat, 12 Agustus 2016.

    Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menggelar pertemuan dengan jajaran Dewan Pengurus Pusat PDIP di kediamannya, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat ini. Pertemuan itu berlangsung sejak siang. 

    Menurut politikus Masinton Pasaribu, PDIP menyiapkan nama-nama lain sebagai opsi baru. “Beberapa opsi sedang diformulasikan, lama ataupun baru. Tentu sesuai dengan keinginan warga DKI Jakarta,” ujarnya saat dihubungi.

    Menurut Masinton, pertemuan itu tak secara spesifik membahas pilkada DKI, melainkan lebih kepada pembahasan hal-hal aktual kenegaraan. "Pilkada di berbagai daerah di Indonesia."

    Nama-nama pasangan calon itu, kata Masinton, sudah siap dan berada di tangan Megawati. “Sudah ada di meja Ibu Megawati,” tuturnya.

    GHOIDA RAHMAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.