9.124 Calon Haji Jateng dan DIY Belum Dapat Visa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah jamaah calon haji asal Kabupaten Tegal memasuki Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah, 8 Agustus 2016. Sebanyak 347 calon haji kloter pertama asal Kabupaten Tegal tiba di Asrama Haji Donohudan Boyolali, yang selanjutnya dikarantina untuk pembekalan bimbingan ibadah haji dan direncanakan berangkat ke tanah suci Mekkah pada Selasa. ANTARA FOTO

    Sejumlah jamaah calon haji asal Kabupaten Tegal memasuki Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah, 8 Agustus 2016. Sebanyak 347 calon haji kloter pertama asal Kabupaten Tegal tiba di Asrama Haji Donohudan Boyolali, yang selanjutnya dikarantina untuk pembekalan bimbingan ibadah haji dan direncanakan berangkat ke tanah suci Mekkah pada Selasa. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Boyolali - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo mengklaim telah berupaya maksimal untuk menuntaskan kekurangan visa bagi para calon haji asal Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Dari 26.561 calon haji asal dua provinsi itu, 9.124 orang di antaranya hingga kini belum selesai visanya.

    “Sampai hari ini capaian visa kami baru 17.437, masih kurang 9.124. Kami upayakan agar visa yang belum jadi bisa selesai tepat waktu sesuai jadwal keberangkatan tiap kloter (kelompok terbang),” kata Kepala Subbagian Penerangan, Humas, dan Protokoler PPIH Embarkasi Solo Agus Widakdo di Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali, Selasa, 9 Agustus 2016.

    Agus mengaku belum mendapat informasi detail ihwal calon jemaah haji dari kabupaten/kota mana atau dari kloter berapa saja yang belum selesai visanya. “Informasi yang kami terima, untuk pemberangkatan gelombang satu sudah clear,” kata Agus.

    Seperti diketahui, 26.561 calon haji dari PPIH Embarkasi Solo yang terbagi dalam 74 kloter akan diberangkatkan ke Tanah Suci dalam dua gelombang. Gelombang pertama dengan pendaratan di Madinah dijadwalkan berangkat pada 9-21 Agustus 2016. Adapun gelombang kedua dengan pendaratan di Jeddah dijadwalkan berangkat pada 23 Agustus-5 September 2016.

    Menurut Agus, PPIH Embarkasi Solo sudah mengirimkan data dokumen para calon haji sejak jauh hari sesuai prosedur. Adapun keterlambatan visa itu terjadi lantaran belum ada rekomendasi dari Kedutaan Besar Arab Saudi.

    “Karena visa kita belum clear. Memang, sekarang untuk visa harus lunas dulu. Segala kebutuhan jemaah haji di sana harus sudah clear. Mulai dari katering, penginapan, transportasi, harus sudah ada dulu. Setelah itu Kedutaan baru memberikan rekomendasi untuk visa itu keluar,” kata Agus.

    Guna mempercepat penyelesaian visa, PPIH Embarkasi Solo mengirim petugas ke Jakarta pada Senin lalu. “Pokoknya tiap ada visa yang jadi, dokumennya langsung kami ambil ke Jakarta,” kata Agus. Jika penyelesaian visa sampai molor dari jadwal keberangkatan tiap kloter, calon haji yang bersangkutan akan digabungkan ke kloter berikutnya.

    Ditemui di sela persiapan melepas dua kloter pertama dari Kabupaten Tegal yang akan berangkat dari Bandara Adi Sumarmo pada Selasa sore, Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tegal Agus Salim mengatakan, ada delapan calon haji dari Tegal yang belum mendapatkan visa.

    “Delapan orang itu tambahan dari sisa kuota. Rencananya mereka akan diberangkatkan bersama rombongan yang berangkat hari ini. Karena visanya belum jadi, delapan calon haji itu akan diberangkatkan pada gelombang kedua pada 27 Agustus,” kata Agus.

    DINDA LEO LISTY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.