Kementerian Agama: Usut Pembocor Hasil MTQ Nasional  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ANTARA/Hendri

    ANTARA/Hendri

    TEMPO.COMataram - Direktur Jenderal Bimbingan Islam Kementerian Agama M. Machasin meminta Sekretaris Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Machrus Ali mengusut kebocoran nama-nama pemenang lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat Nasional di Mataram. Sebab, keputusan sidang dewan hakim, pengawas, dan panitia merupakan rahasia dan baru akan disampaikan dalam penutupan, yang berlangsung pada Sabtu, 6 Agustus 2016, malam.

    Machasin mengaku sudah memerintah Sekretaris LPTQ Mchrus Ali agar mencari pembocornya. “Ini mencederai integritas yang dijadikan tema MTQ kali ini,” katanya kepada wartawan di Media Center MTQ Nasional di Islamic Center Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu, 6 Agustus 2016, siang. 

    Menurut Machasin, jika telah ditemukan pembocornya, si pelaku akan diberi sanksi. Seharusnya daftar pemenang tidak bocor sampai diumumkan secara resmi oleh panitia nanti malam. Ia bertahan tidak merilis daftar pemenang MTQ Nasional ke-26, yang berlangsung mulai 30 Juli lalu. 

    Dalam rapat sebelumnya, pagi tadi, hal ini sudah dinyatakan rahasia. “Itu tidak resmi. Tidak bisa dikonfirmasi,” ujar Machasin mengenai pemberitaan yang beredar bahwa Provinsi Banten menjadi juara umum, diikuti Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Riau, Provinsi NTB, dan Provinsi Jawa Barat.

    Mengenai pelaksanaan MTQ Nasional di Mataram ini, Machasin memuji antusiasme warga yang memadati venue utama Islamic Center NTB pada malam final, Jumat, 5 Agustus 2016. “Sekitar 10 ribu warga yang datang. Walaupun saya menggunakan pengawalan polisi, tetap terhadang macet,” ucapnya.

    Untuk penutupan MTQ nanti malam, karena ditutup hanya oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, pihaknya agak leluasa memberi kesempatan kepada warga untuk ikut menyaksikan acara tersebut. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB Lalu Moh. Faozal, selaku penanggung jawab acara, menjelaskan, toleransi ini dilakukan demi mengakomodasi warga. Prosesi penurunan bendera MTQ pun diubah menjadi lebih awal sehingga tersedia lokasi untuk tempat duduk warga yang diizinkan menonton.

    Penutupan acara juga akan dimeriahkan Bimbo bersama Lombok Light Orchestra dan Trio Fuad. Selain itu, juga ada tarian kolosal Salawat Perpisahan.

    SUPRIYANTHO KHAFID


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.