Chandra dan Arief Bersaing Ketat di E-Vote Ketua Iluni UI  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Universitas Indonesia. Doc : http://iluniuikepri.com/ KOMUNIKA ONLINE

    Logo Universitas Indonesia. Doc : http://iluniuikepri.com/ KOMUNIKA ONLINE

    TEMPO.CO, Depok - Sebanyak 15 ribu alumnus Universitas Indonesia yang bergabung dalam Ikatan Alumni UI (Iluni UI) kini tengah mengikuti Pemilu Raya Ketua Iluni UI periode 2016-2019 lewat sistem e-vote. Empat calon Ketua Iluni UI, Ivan Ahda, Arief B. Hardono, Faldo Maldini, dan Chandra M. Hamzah, sedang bertarung merebut suara terbanyak.

    Penanggung Jawab Musyawarah Nasional (Munas) dan Pemira (Pemilu Raya) UI Rudi Yohanes mengatakan awalnya ada enam calon ketua yang ikut mendaftar. Namun, dua calon mengundurkan diri dari, yakni Moeldoko dan Fahri Hamzah. "Moeldoko mengundurkan diri karena sibuk. Sedangkan, Fahri baru kemarin mengundurkan diri dengan alasan politis," kata Rudi, Ahad, 31 Juli 2016.

    Total ada 32 ribu data yang masuk sebagai pemilih di Pemira UI. Namun setelah divalidasi tersisa 22 ribu. "Yang memilih ada 15 ribu, dari data yang tervalidasi. Jam 12.00 siang tadi, sudah 12 ribu suara yang masuk," ucapnya. "Dua kandidat yang bersaing ketat Arif dari Fakultas Teknik dan Chandra dari Fakultas Hukum."

    Tahapan Pemira UI dimulai dari pendaftaran pemilih tahap 1 pada 1 April-14 Mei 2016 dan periode pendaftaran pemilih tahap 2 pada 15 Juni-15 Juli 2016. Pemungutan suara online 30-31 Juli 2016.

    Ia menuturkan tahapan Pemira Iluni UI cukup panjang. Pertama yang dilakukan panitia mengadakan musyawarah nasional pada 29 Mei 2016, untuk membahas anggaran dasar dan anggaran rumah tangga. "Persiapan panjang karena baru pertama menggunakan electronic voting," ujar Rudi.

    Bahkan, karena menggunakan sistem e-vote, persiapan sempat diskors karena beberapa alasan. "Salah satu penundaan karena persiapan menggunakan sistem e-vote itu. Ditambah ada banyak pemilih dari luar negeri. Mereka yang dari luar memilih tadi malam, melalui telepon pintar maupun dari komputer."

    Ia menuturkan kemarin panitia pemira, baru melakukan pembacaan laporan pertanggungjawaban ketua pelaksana, dan demisioner Pemira UI. Selain itu, sejak pukul 12.00, Sabtu kemarin perhitungan e-vote, telah dilakukan.

    IMAM HAMDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.