Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Begini Cara Kurator Seleksi 28 Lukisan Istana untuk Pameran

image-gnews
Lukisan berjajar di dinding Museum Dullah, yang berada di Jl Cipto Mangun Kusumo ,Solo 7 Maret 2015. Mendiang Dullah merupakan perupa yang pernah menjadi, pelukis istana dan salah satu seniman kepercayaan Presiden Soekarno. Ahmad Rafiq/Tempo
Lukisan berjajar di dinding Museum Dullah, yang berada di Jl Cipto Mangun Kusumo ,Solo 7 Maret 2015. Mendiang Dullah merupakan perupa yang pernah menjadi, pelukis istana dan salah satu seniman kepercayaan Presiden Soekarno. Ahmad Rafiq/Tempo
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta -Istana Kepresidenan menunjuk Mikke Susanto dan Rizki Zaelani sebagai kurator lukisan dalam acara pameran lukisan koleksi Istana Kepresidenan. Mikke mengatakan tidak mudah dalam menentukan lukisan mana yang layak disajikan ke masyarakat luas. Apalagi Istana Kepresidenan mempunyai 3.000 koleksi lukisan yang tersebar di Istana Jakarta, Bogor, Cipanas, Yogyakarta, dan Tampaksiring (Bali).

"Itu kesulitannya," kata Mikke di Kantor Sekretariat Negara, Jakarta, Senin, 25 Juli 2016. Ia lantas membatasi pilihan lukisan berdasarkan tema yang diminta Presiden Joko Widodo. Presiden, ucap Mikke, ingin tema pameran berkaitan dengan hari kemerdekaan 17 Agustus. Akhirnya, tema dengan kata kunci nasionalisme dan kemerdekaan pun menjadi prioritas utama.

Selain itu, pencarian Mikke berlanjut ke koleksi lukisan yang masuk kategori level A. Di level ini hanya lukisan-lukisan karya maestro dan sudah melegenda saja yang masuk. "Dari sisi material tentunya masih baik," ucap Staf pengajar Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta itu. Hasilnya, jumlah lukisan mengerucut menjadi 800 buah saja dari total 3.000.

Proses seleksi terus berlanjut. Mikke lantas menyaring lukisan berdasarkan tiga kategori subkurasi, yaitu tentang pelopor kemerdekaan, tema sosial- budaya di masa 1940-1950, dan tema nusantara. Didapatlah 28 lukisan yang akan dipamerkan di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Mikke berharap pameran yang akan berlangsung sepanjang Agustus 2016 bisa membuat lukisan Indonesia makin lestari dan dikenal publik. Ia ingin pemerintah serius menjaga koleksi lukisan istana dengan membuat peraturan pelestarian. "Jadi kalau ada persoalan, seperti koleksi keluar istana, itu ada payung hukumnya," kata dia.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengatakan pameran lukisan koleksi istana mempunyai nilai sejarah karena baru kali pertama ditampilkan ke masyarakat. Presiden Joko Widodo, lanjutnya, ingin apa yang ada di istana bisa diakses publik. "(Pameran lukisan) hanya event tertentu saja," ucap Anies.

ADITYA BUDIMAN

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Pameran Tunggal di Orbital Bandung, Herry Dim Pindahkan Wayang Motekar ke Kanvas Lukisan

1 hari lalu

Pameran tunggal lukisan dan instalasi karya Herry Dim berjudul Pilgrim di Galeri Orbital Dago, Bandung, mulai 18 Juli-18 Agustus 2024. Foto: TEMPO| ANWAR SISWADI.
Pameran Tunggal di Orbital Bandung, Herry Dim Pindahkan Wayang Motekar ke Kanvas Lukisan

Pameran tunggal Herry Dim mengisahkan tentang pandemi Covid-19 yang mengurung dan batasi aktivitas warga.


Mengenal White House dan Blue House, Daya Tarik Istana Kepresidenan AS dan Korea Selatan

14 hari lalu

Istana Kepresidenan Korea Selatan Gedung Biru dilihat dari Seoul, 9 Maret 2017.  REUTERS/Kim Hong-Ji
Mengenal White House dan Blue House, Daya Tarik Istana Kepresidenan AS dan Korea Selatan

Dua istana kepresidenan yang paling ikonik ada di Amerika Serikat yang disebut White House dan Blue House di Korea Selatan. Apa keistimewaan keduanya?


Museum Australia Pamerkan Lukisan Picasso di Toilet Wanita, Kenapa?

23 hari lalu

Toilet yang diubah jadi tempat pameran Ladies Lounge di Museum of Old and New Art's Australia. Pameran ini menyertakan lukisan Picasso. (Instagram/@kirshakaechele)
Museum Australia Pamerkan Lukisan Picasso di Toilet Wanita, Kenapa?

Sebagai pernyataan tegas untuk melawan diskriminasi gender, tiga karya seni Picasso kini tersedia untuk dilihat di toilet wanita.


ArtJog 2024 Dimulai, Seniman Cilik Yogya Louis Gilbert Yulianto Usung Figur Robot Bercerita

23 hari lalu

Seniman cilik yang karyanya terpilih pada ArtJog 2024 Louis Gilbert Yulianto asal Yogyakarta. TEMPO/Pribadi Wicaksono
ArtJog 2024 Dimulai, Seniman Cilik Yogya Louis Gilbert Yulianto Usung Figur Robot Bercerita

Salah satu yang menarik dalam gelaran ArtJog tahun ini adalah adanya program ArtJog Kids yang menjaring talenta kalangan seniman anak-anak.


Penari Lena Guslina Pamerkan Karya Lukisan Unik di Galeri Orbital Dago, Bandung

24 hari lalu

Art performance Lena Guslina saat membuka pameran tunggalnya dengan tema Titian Tubir di Orbital Bandung, Jawa Barat, 26 Juni 2024. Penari kontemporer Lena Guslina bereksperimen dengan karya lukis diatas jalinan benang nilon berpola. TEMPO/Prima mulia
Penari Lena Guslina Pamerkan Karya Lukisan Unik di Galeri Orbital Dago, Bandung

Pameran yang dibuka oleh perupa Sunaryo itu juga diwarnai seni performance tarian oleh Lena Guslina.


Menilik Rekam Jejak Bambang Susantono, Kepala Otorita IKN yang Mundur Bersama Wakilnya

47 hari lalu

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Bambang Susantono ketika ditemui dalam acara Nusantara Fair 2024 Grand Atrium, Kota Kasablanka, Jakarta Selatan pada Jumat, 26 Januari 2024. TEMPO/Defara Dhanya
Menilik Rekam Jejak Bambang Susantono, Kepala Otorita IKN yang Mundur Bersama Wakilnya

Karir Bambang di infrastruktur dimulai di Departemen PU. Sebelum Kepala Otorita IKN, Bambang dikenal pakar perencanaan infrastruktur dan transportasi.


Reaksi Istana hingga KSP Soal PDIP Tak Undang Jokowi dan Ma'ruf Amin ke Rakernas

18 Mei 2024

Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat (tengah) memberikan keterangan saat konferensi pers soal Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-5 di DPP PDIP, Jakarta, Kamis, 16 Mei 2024. Rakernas PDIP yang digelar pada 24-26 Mei ini, Djarot mengatakan tidak mengundang Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin karenanya keduanya sedang sibuk dan menyibukan diri. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Reaksi Istana hingga KSP Soal PDIP Tak Undang Jokowi dan Ma'ruf Amin ke Rakernas

Ali Ngabalin mengatakan Presiden Jokowi disibukkan dengan seabrek jadwal.


Kelakuan SYL saat Jadi Mentan: Palak Rp 1 Miliar untuk Umrah Sekeluarga Sampai Beli Keris Rp 105 Juta

17 Mei 2024

Mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) meninggalkan Gedung Merah Putih KPK seusai menjalani pemeriksaan pada Jumat, 17 Mei 2024. Tempo/Mutia Yuantisya
Kelakuan SYL saat Jadi Mentan: Palak Rp 1 Miliar untuk Umrah Sekeluarga Sampai Beli Keris Rp 105 Juta

Fakta Terbaru Sidang Syahrul Yasin Limpo (SYL), di antaranya pejabat Kementan diminta Rp 1 miliar


Menengok Pameran Karya Seniman Difabel di Taman Budaya Yogyakarta

14 Mei 2024

Sejumlah karya seniman difabel dari berbagai provinsi di Indonesia ditampilkan dalam pameran bertajuk Jumangkah di Taman Budaya Yogyakarta 14-22 Mei 2024. Tempo/Pribadi Wicaksono
Menengok Pameran Karya Seniman Difabel di Taman Budaya Yogyakarta

Suluh Sumurup Art Festival 2024 dengan tema Jumangkah ini wujud ruang inklusi bagi difabel untuk bergerak melalui seni rupa.


Pengunjung Selalu Padat, Lukisan Mona Lisa di Museum Louvre Paris akan Dipindahkan

5 Mei 2024

Petugas membersihkan lukisan
Pengunjung Selalu Padat, Lukisan Mona Lisa di Museum Louvre Paris akan Dipindahkan

Mona Lisa karya seni yang paling banyak dikunjungi di dunia, 10 juta orang datang ke Museum Louvre untuk melihat lukisan itu setiap tahunnya.