Gegara Abu Vulkanik Bromo, Soekarwo Inginkan Bandara Lagi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga Tengger melintas kawasan pos Jemplang di gunung Bromo, Poncokusumo, Malang, Jawa Timur, 6 Januari 2016. Sampai saat ini, gunung dengan pemandangan yang eksotis ini masih mengeluarkan kepulan asap pekat. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Warga Tengger melintas kawasan pos Jemplang di gunung Bromo, Poncokusumo, Malang, Jawa Timur, 6 Januari 2016. Sampai saat ini, gunung dengan pemandangan yang eksotis ini masih mengeluarkan kepulan asap pekat. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengatakan telah mengusulkan kepada Menteri Perhubungan Ignasius Jonan untuk membangun bandara udara lagi di Kabupaten Malang. Bandara itu rencananya akan dibangun di Purboyo, Malang Selatan, Kabupaten Malang.  "Sudah disetujui Pak Jonan," kata Soekarwo seusai halal bihalal di kantor Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Selasa, 12 Juli 2017.

    Bandara Purboyo akan berdiri di atas lahan seluas 600 hektare milik TNI AL Purboyo. Oleh karena itu, Soekarwo telah mendapatkan persetujuan dari TNI AL. "Kami sudah berdiskusi dan pihak TNI AL setuju."

    Bandara Purboyo akan digunakan sebagai bandara internasional. Sebab, Bandara Abdulrachman Saleh tidak bisa digunakan untuk penerbangan malam karena selalu berembun pada sore harinya akibat penguapan pada tanahnya.

    Selain itu, Bandara Abdulrachman Saleh sering ditutup karena jalur melintasnya pesawat terganggu abu vulkanik Gunung Bromo. "Bandara Purboyo rutenya jauh dari Gunung Bromo jadi tak terganggu abu."

    Dibangunnya Bandara Purboyo juga untuk mengintegrasikan moda transportasi di jalan lintas selatan Jawa Timur. Proyek jalan lintas selatan diperkirakan selesai pada 2019.  "Bandara ini rencananya juga selesai dibangun pada 2019."

    Senin, 11 Juli 2016, Bandara Abdulrachman Saleh ditutup mulai pukul 10.00. Penutupan hingga pukul 09.00 tadi pagi itu, karena jalur penerbangan ke Bandara Abdulrachman Saleh terganggu oleh abu vulkanik Gunung Bromo.

    EDWIN FAJERIAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.