Golkar Incar Kursi Kabinet Jokowi, 3 Nama Jadi Calon Kuat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua umum terpilih Setya Novanto memeluk calon ketua umum Ade Komarudin dirinya mengundurkan diri dari putaran kedua pemungutan suara dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar di Nusa Dua, Bali, 17 Mei 2016. Setya Novanto terpilih menjadi Ketua Umum Partai Golkar dengan 277 suara sedangkan pesaing terberatnya Ade Komarudin mendapatkan 173 suara. Johannes P. Christo

    Ketua umum terpilih Setya Novanto memeluk calon ketua umum Ade Komarudin dirinya mengundurkan diri dari putaran kedua pemungutan suara dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar di Nusa Dua, Bali, 17 Mei 2016. Setya Novanto terpilih menjadi Ketua Umum Partai Golkar dengan 277 suara sedangkan pesaing terberatnya Ade Komarudin mendapatkan 173 suara. Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Golongan Karya menunjukkan minat mengisi kursi menteri dalam Kabinet Kerja setelah berikrar mendukung pemerintah. Partai berlambang beringin itu diam-diam menyiapkan sedikitnya tiga nama calon menteri untuk membantu Presiden Joko Widodo, yaitu Idrus Marham, Airlangga Hartarto, dan Satya Widya Yudha.

    "Idrus dan Airlangga yang paling kuat," kata anggota tim formatur kepengurusan Golkar, Roem Kono, kepada Tempo, Kamis, 26 Mei 2016. Namun Roem enggan menjelaskan lebih detail bagaimana tiga nama tersebut akan diusulkan kepada Presiden Jokowi. Yang jelas, para calon tersebut, kata Roem, dianggap cakap mengisi sejumlah pos kabinet.

    BACA JUGA
    Foto Akrab Ahok-Dian Sastro, Istri Cemburu & Buka Luka Lama
    3 Pramugari Cantik Dilecehkan: Diraba hingga Nyaris Diperkosa

    Roem mencontohkan Idrus, yang baru ditunjuk sebagai Sekretaris Jenderal Golkar, adalah konseptor Undang-Undang Desa. Sedangkan Airlangga dan Satya dinilai berpengalaman di bidang perekonomian dan energi. Dalam susunan kepengurusan baru Golkar, yang rencananya diumumkan Ketua Umum Setya Novanto hari ini, Airlangga ditunjuk sebagai Ketua Koordinator Bidang Perekonomian.

    Sedangkan Satya didapuk menjadi Ketua Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup. Dua orang lainnya di lingkaran Setya Novanto membenarkan soal kabar tersebut. Ketiga nama itu sempat dibicarakan oleh Setya sembari memimpin penyusunan pengurus Dewan Pimpinan Pusat dalam sepekan terakhir.

    Dua kursi menteri bidang ekonomi menjadi sasaran, salah satunya Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. "Ada beberapa kader mencuat dalam pembahasan, tapi tiga nama itu yang paling kuat," kata seorang anggota tim formatur yang enggan disebutkan namanya.

    BACA JUGA
    Foto Dramatis: Jatuh ke Kolam, Bocah Diseret Gorila, Lalu...
    Hubungan Ayu Ting Ting & Tarra Budiman: Ternyata Begini...

    Keputusan Golkar bergabung ke barisan partai pendukung pemerintah sebenarnya telah disepakati akhir Januari lalu dalam rapat pimpinan nasional Golkar kubu Aburizal Bakrie. Waktu itu Golkar masih terbelah dalam dualisme kepemimpinan yang terjadi sejak akhir 2014, antara ketua umum hasil Munas Bali Aburizal Bakrie dan Munas Ancol Agung Laksono.

    Perpecahan itu pula yang diyakini sejumlah pengamat politik sebagai salah satu faktor batalnya rencana perombakan kabinet yang mengemuka sejak Januari lalu. Musyawarah nasional luar biasa (munaslub) di Bali, dua pekan lalu, yang kembali menguatkan dukungan Golkar kepada pemerintah, diprediksi sebagai pintu masuk untuk memulai kembali rencana reshuffle.

    Setya Novanto tak menanggapi ketika ditanyai soal kabar ini. Kamis dua pekan lalu, dua hari setelah terpilih sebagai ketua umum baru dalam Munaslub, Setya mengaku telah menyiapkan kader untuk masuk ke Kabinet Kerja. Setya, didampingi Idrus Marham dan Aburizal Bakrie, bertemu dengan Jokowi di Istana Negara, Selasa lalu.

    BACA JUGA
    Grinder Jadi Bukti, Pengacara: Memang Jessica Pembuat Kopi?
    Ulama Kawakan Larang Umatnya Berselfie dengan Kucing

    Meski membantah membicarakan soal posisi menteri, Idrus sempat mengatakan Golkar memiliki banyak kader yang siap membantu Presiden. Ketika dihubungi secara terpisah, Jumat lalu, Idrus enggan berandai-andai soal kabar namanya disodorkan sebagai calon menteri. "Terserah semuanya, termasuk ketua umum. Di mana pun posisi, saya akan siap," kata Idrus kepada Tempo.

    Adapun Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Johan Budi Sapto Pribowo, belum mengetahui soal rencana perombakan kabinet. "Itu hak prerogatif Presiden," kata dia, Minggu, 29 Mei 2016.

    HUSSEIN ABRI | ISTMAN M.P. | ANANDA TERESIA | AGOENG WIJAYA

    BACA JUGA

    Foto Dramatis: Jatuh ke Kolam, Bocah Diseret Gorila, Lalu...
    Hubungan Ayu Ting Ting & Tarra Budiman: Ternyata Begini...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kawhi Leonard Angkat Toronto Raptors Menjadi Juara NBA 2019

    Toronto Raptors, dimotori oleh Kawhi Leonard, mengalahkan Golden State Warrior dengan skor 114-100 di Oracle Arena, kandang Stephen Curry dan tim.