Syahrul Yasin Akui 'Lobi' Jusuf Kalla  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Syahrul Yasin Limpo, Calon Ketua Umum Partai Golkar saat memberikan keterangan pers terkait  pencalonan dalam munaslub Golkar di Jakarta, 7 Mei 2016. TEMPO/Inge

    Syahrul Yasin Limpo, Calon Ketua Umum Partai Golkar saat memberikan keterangan pers terkait pencalonan dalam munaslub Golkar di Jakarta, 7 Mei 2016. TEMPO/Inge

    TEMPO.CO, Nusa Dua - Calon Ketua Umum Partai Golongan Karya, Syahrul Yasin Limpo, tak membantah pernah bertemu dan berbincang dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla menjelang Musyawarah Nasional Luar Biasa Golkar. Ia tak menampik, sowan kepada Jusuf Kalla dilakukan  mendapat pengaruh. "Harus diperhatikan, karena (Kalla) guru politik dan senior Golkar," katanya di Bali Nusa Dua Convention Center, Bali, Jumat malam, 13 Mei 2016.

    Namun Syahrul membantah meminta Kalla tak menyokong calon ketua umum lain, yakni Ade Komarudin, dalam musyawarah yang akan berlangsung 14-16 Mei 2016 tersebut. Menurut Syahrul, Kalla sebagai orang yang dituakan dalam partai tidak mungkin mendukung satu atau dua calon. Selain Syahrul dan Ade, ada enam calon ketua umum lain, yakni Setya Novanto, Aziz Syamsuddin, Airlangga Hartarto, Mahyudin, Indra Bambang Utoyo, dan Priyo Budi Santoso.

    Namun Gubernur Sulawesi Selatan ini tidak menampik akan ada koalisi dalam pertarungan merebut kursi nomor satu di Golkar. "Saya lebih menginginkan cara normatif," ucapnya. "Bertarung melalui ide besar akan mewarnai lobi politik yang ada."

    Syahrul tidak mau menjelaskan akan berkoalisi dengan Setya atau Ade. Saat ini Setya dan Ade menjadi nama terkuat dalam bursa calon Ketua Umum Golkar. "Kita lihat nanti. Ini lobi politik, dua-tiga hari bisa berubah," tuturnya.

    HUSSEIN ABRI YUSUF

     



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.