Surabaya Gelar Konferensi Perkotaan PBB, Ini Persiapan Risma  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. TEMPO/ Gunawan Wicaksono

    Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. TEMPO/ Gunawan Wicaksono

    TEMPO.CO, Surabaya - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta para pengelola mal, restoran, dan kafe di Surabaya ikut menyukseskan Konferensi Perkotaan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Acara tingkat internasional itu bertajuk Preparatory Committee (Prepcom) III United Nation (UN) Habitat yang akan digelar di Surabaya pada akhir Juli 2016. “Saya tidak akan pernah bosan mengingatkan demi kesuksesan acara ini,” kata Risma kepada para pengelola mal, restoran, dan kafe di Balai Kota Surabaya, Selasa, 3 Mei 2016.

    Bahkan Risma meminta para pengelola memberikan sambutan yang istimewa kepada para tamu konferensi tersebut. Pasalnya, mereka tidak hanya menggelar meeting, tapi juga akan menginap di hotel-hotel serta berkeliling Surabaya, termasuk ke mal-mal, restoran, dan kafe. “Tolong, jangan sampai teledor mempersiapkan ini semuanya,” ucapnya.

    Menurut Risma, apabila Kota Surabaya sukses menyelenggarakan event internasional ini, tidak menutup kemungkinan akan ada event internasional tersebut yang lebih besar dan digelar di Surabaya. “Saya di sini juga akan mempersiapkan secara detail mengurusi persiapan itu.”

    Konferensi yang mengusung tema lingkungan dan permukiman itu akan berlangsung 25-27 Juli 2016. Pesertanya diperkirakan 2.460 orang yang berasal dari 136 negara. Ketika mereka berkeliling Surabaya, Pemerintah Kota Surabaya akan menyediakan kendaraan khusus bagi tiap negara yang disertai liaison officer (LO). “Jadi nanti kalau mereka berkeliling, saya minta tolong security di mal-mal diajarkan untuk lebih peka,” ujarnya.

    Menurut Risma, para peserta yang hadir dalam acara itu bukan hanya berasal dari perwakilan negara setingkat menteri dan wali kota. Namun ada pula pemerhati perkotaan, lembaga swadaya masyarakat, dan akademikus. Para peserta akan datang menjelang acara, sehingga mereka dipastikan akan menginap di hotel-hotel di Surabaya. “Sedangkan para panitianya yang dari berasal dari PBB akan datang satu bulan sebelumnya. Sekitar Juni, mereka sudah di Surabaya,” tuturnya.

    Karena itu, Risma meminta para pengelola itu mempersiapkan diri sejak sekarang. Apabila ada yang ingin disampaikan, ia meminta disampaikan langsung melalui jejaring sosial Sapa Warga Surabaya dan melalui alat komunikasi lain. “Saya akan pantau semuanya,” katanya.

    MOHAMMAD SYARRAFAH



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.