Terobosan Makassar Menuju Kota Dunia

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Berbagai terobosan dilakukan menuju Makassar sebagai Kota Dunia dan mewujudkan Makassar Dua Kali Tambah Baik.

    Berbagai terobosan dilakukan menuju Makassar sebagai Kota Dunia dan mewujudkan Makassar Dua Kali Tambah Baik.

    INFO NASIONAL - Makassar sebagai kota pesisir sejak abad ke-16 menjadi pusat perdagangan yang cukup dominan di kawasan Indonesia Timur. Salah satu kota terbesar di Asia Tenggara ini dihuni sekitar 1,8 juta jiwa dengan background masyarakat multikultur. Tentunya hal ini menjadi tantangan pemerintah Kota Makassar dalam mengelola kota dengan konsep Smart City.

    Karakter multikultur menuntut jajaran pemerintah Kota Makassar untuk lebih merangkul seluruh lapisan masyarakat. Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pumanto bersama Wakil Wali Kota Syamsu Rizal sejak dilantik Mei 2014 terus melakukan berbagai terobosan hingga partisipasi publik terhadap program-program kota meningkat secara signifikan.

    Kepercayaan, disebut Danny, sapaan Mohammad Ramdhan Pumanto, menjadi salah satu elemen utama dalam meningkatkan kualitas SDM di Makassar selain ekonomi, networking, dan sistem yang solid. “Parameter memenangkan persaingan global diukur dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan networking yang kuat. Lalu tingkat trust yang tinggi, baik dari masyarakat maupun pihak luar dalam skala nasional, regional, hingga internasional,” ujar Danny.

    Lebih lanjut, Danny mengungkapkan, integrasi sistem, di antaranya sistem sosial dan ekonomi, menjadi landasan penting mencapai SDM berkualitas. “Hingga awal 2016 kami telah melakukan perbaikan sistem birokrasi yang lebih bersih, cepat, dan transparan. Setiap agenda dan keputusan diketahui masyarakat,” ujar Danny. Semua sektor pelayanan publik ditingkatkan dalam menyasar fase Masyarakat Sejahtera Standar Dunia. Pengangguran diberdayakan untuk menjalankan tugas di sektor kebersihan, lalu lintas, hingga pariwisata.

    Infrastruktur, transportasi, dan penghijauan tak luput dari perhatian. Sejak awal 2016, proyek reklamasi di kawasan Pantai Losari berkembang ke megaproyek Center Point of Indonesia (CPI). Oleh Pemkot Makassar, proyek CPI diperuntukkan sebagai kawasan bisnis global terpadu. Ini merupakan bagian dari megaproyek 5.000 hektare reklamasi di pesisir Makassar.

    Dalam reklamasi di Makassar, persoalan lingkungan yang didahulukan. Ruang Terbuka Hijau di kawasan reklamasi ditetapkan sebesar 50 persen, dengan akumulasi 30 persen publik ditambah 20 persen privat. “Peta zonasi reklamasi mengedepankan aspek mitigasi, bukan megapolis. Di antara pulau-pulau reklamasi akan dibuat coral breeding dan sea ranching (area budi daya ikan di laut). Lokasi itu akan menjadi artificial fishing ground sejauh 6 kilometer untuk nelayan,” papar Wali Kota kelahiran Makassar 52 tahun lalu.

    Konsep Smart City yang diusung Kota Makassar kian dikembangkan. Untuk 2017, direncanakan pembangunan jalan tol dalam kota sepanjang 70 kilometer. “Lalu Light Railway Train (LRT) dan unit transportasi publik Smart Pete-pete yang sekarang akan memasuki tahap prototype,” kata Danny. Hingga saat ini, 69 CCTV (Closed Circuit Television) dari target 3.000 kamera CCTV telah terpasang di sejumlah titik strategis di Kota Makassar dengan kontrol selama 24 jam melalui Makassar Operation Room.

    Dalam sektor kesehatan, program Makassar Home Care sejak tahun lalu kian optimal. Sebanyak 48 unit mobil Home Care beroperasi menyambangi para pasien. Hasil dari kesinambungan roda sosial yang melibatkan peran warga ini didapat output Happiness Index di angka 75,21 persen dan pertumbuhan Gross Domestic Product (GPD) meningkat 8 persen. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.