4 Calon Ketua Umum Golkar Gagal Pikat Kader Sumatera Barat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah) saat mendeklarasikan dirinya menjadi calon ketua umum Partai Golkar di Jakarta, 1 Maret 2016. Airlangga Hartarto yang didukung oleh DPD I dan II mengaku siap maju menjadi calon ketua umum Partai Golkar dalam penyelenggaraan Musyawarah Nasional bersaing dengan kandidat lainnya Idrus Marham, Mahyudin, Indra Bambang Utoyo, Ade Komarudin, Setya Novanto dan Aziz Syamsudin. TEMPO/Imam Sukamto

    Ketua DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah) saat mendeklarasikan dirinya menjadi calon ketua umum Partai Golkar di Jakarta, 1 Maret 2016. Airlangga Hartarto yang didukung oleh DPD I dan II mengaku siap maju menjadi calon ketua umum Partai Golkar dalam penyelenggaraan Musyawarah Nasional bersaing dengan kandidat lainnya Idrus Marham, Mahyudin, Indra Bambang Utoyo, Ade Komarudin, Setya Novanto dan Aziz Syamsudin. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.COPadang - Empat kandidat yang sedang gencar memburu kursi Ketua Umum Partai Golkar sudah mendatangi kadernya di sejumlah daerah di Provinsi Sumatera Barat. Namun belum satu pun yang mampu memikat hati para kader di daerah itu.

    Menurut Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Barat Hendra Irwan Rahim, empat kandidat itu adalah Ade Komarudin, yang saat ini menjabat Ketua DPR RI; Mahyudin, yang merupakan Wakil Ketua MPR; Aziz Syamsuddin; dan Airlangga Hartato.

    Para kandidat yang telah mendeklarasikan diri sebagai calon Ketua Umum Partai Golkar itu datang ke Sumatera Barat guna menggalang dukungan. "Sudah empat calon ketua umum yang datang ke Sumatera Barat, tapi kami belum memberi dukungan," kata Hendra, Kamis, 17 Maret 2016.

    Hendra menjelaskan, kader Partai Golkar di Sumatera Barat masih ingin menyimak visi-misi semua kandidat yang akan bertarung dalam Musyawarah Nasional Partai Golkar mendatang. Pekan depan, kata Hendra, sejumlah kandidat juga akan berkunjung ke Sumatera Barat, antara lain Setya Novanto.

    “Untuk menentukan pilihan, kami ingin tahu visi-misi semua kandidat,” ujar Hendra. "Belum semua kandidat datang ke Sumatera Barat, sehingga kami di daerah belum bisa memberikan dukungan kepada salah satu kandidat.”

    Partai Golkar akan menggelar munas untuk meredam konflik akibat dualisme kepengurusan. Konflik itu sudah berlangsung dua tahun, yang memunculkan dua kubu kepengurusan. Kubu hasil Munas Bali dikendalikan Aburizal Bakrie sebagai ketua umum, serta kubu Munas Ancol, Jakarta, diketuai Agung Laksono.

    ANDRI EL FARUQI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Catatan Kinerja Pemerintahan, 100 Hari Jokowi - Ma'ruf Amin

    Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah menjalani 100 hari masa pemerintahan pada Senin, 27 Januari 2020. Berikut catatan 100 hari Jokowi - Ma'ruf...