Jadi Ketua PKK, Arumi Bachsin Grogi Beri Imunisasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bupati Trenggalek Emil Elistianto Dardak bersama istrinya yang merupakan seorang aktirs, Arumi Bachsin saat berkunjung di kantor biro Tempo Jawa Timur di Surabaya, 18 Februari 2016. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Bupati Trenggalek Emil Elistianto Dardak bersama istrinya yang merupakan seorang aktirs, Arumi Bachsin saat berkunjung di kantor biro Tempo Jawa Timur di Surabaya, 18 Februari 2016. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Trenggalek - Pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) serentak di Indonesia memberi pengalaman baru bagi Arumi Bachsin. Artis yang kini menjadi Ketua PKK Kabupaten Trenggalek—setelah suaminya, Emil Elestianto Dardak, menjadi bupati daerah setempat—‘dipaksa’ memberikan imunisasi kepada seorang balita. 

    Pengalaman pertama meneteskan cairan kekebalan di mulut balita membuat Arumi grogi. Hal ini tampak ketika Arumi memilih sedikit bersembunyi saat Emil memvaksin seorang balita. “Ini memang pengalaman pertama kami,” kata Emil menceritakan kegugupan istrinya, Jumat, 11 Maret 2016.

    Karena tuntutan jabatan sebagai istri Bupati Trenggalek sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK, Arumi pun memberanikan diri meneteskan vaksin seperti suaminya. Lucunya, meski telah belajar memberikan imunisasi kepada balita, Arumi sendiri justru belum memvaksin anak-anaknya. 

    Rencananya, imunisasi untuk anak-anaknya akan dilakukan di posyandu di dekat rumah mereka di Jalan Wahid Hasyim Nomor 3, Kabupaten Trenggalek. “Hari ini kami akan memberi imunisasi kepada anak-anak di dekat rumah,” ujar Emil.

    Emil, dalam keterangannya, mengungkapkan target dari gerakan pemberian imunisasi ini adalah 45 ribu balita yang ada di Kabupaten Trenggalek. Dia berharap program imunisasi ini bisa memperkecil risiko gangguan kesehatan terhadap anak-anak di Trenggalek. 

    Putra mantan Wakil Menteri Pekerjaan Umum Emil Dardak ini juga berjanji akan terus membenahi sarana dan prasarana kesehatan di kampung halamannya. Selain menambah jumlah puskesmas dan tenaga medis, pemerintahan Emil juga memperbanyak operasional ambulans untuk menjangkau desa-desa terpencil di wilayah Trenggalek.

    HARI TRI WASONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.