Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Jateng Minta Kemensos Pulangkan 302 Eks Gafatar Asal Sumut  

image-gnews
Sejumlah mantan anggota Gafatar berkumpul di tempat penampungan sementara di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah, 25 Januari 2016. Warga yang ditampung di asrama ini akan menjalani pendataan dan cek kesehatan. ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho
Sejumlah mantan anggota Gafatar berkumpul di tempat penampungan sementara di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah, 25 Januari 2016. Warga yang ditampung di asrama ini akan menjalani pendataan dan cek kesehatan. ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho
Iklan

TEMPO.COBoyolali - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meminta Kementerian Sosial memulangkan warga bekas pengikut Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) asal Provinsi Sumatera Utara yang sudah lebih dari sebulan ditampung di Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali. 

"Bukan berarti Jawa Tengah mengambil alih peran, tapi membantu mengupayakan jalan keluar," kata Kepala Subbidang Pemilu, Pendidikan, dan Budaya-Politik Badan Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat Jawa Tengah, Haerudin, Jumat, 26 Februari 2016.

Dari 388 eks Gafatar yang masih ditampung di Asrama Haji Donohudan, 302 orang di antaranya bertujuan pulang ke Sumatera Utara. Informasi yang dihimpun dari Posko Asrama Haji Donohudan pada pekan lalu, Sumatera Utara diperkirakan akan menjemput 302 eks Gafatar pada pekan ini. Barang bawaan para eks Gafatar itu sudah lebih dulu diangkut ke Sumatera Utara menggunakan truk.

Namun Haerudin mengatakan Sumatera Utara masih menunggu persetujuan Menteri Dalam Negeri guna proses pencairan dana tak terduga. "Padahal, kalau dana tak terduganya dari provinsi, biasanya cukup persetujuan dari gubernur. Mungkin itu demi kehati-hatian," ujar Haerudin.

Ihwal berapa biaya yang dibutuhkan untuk memulangkan 302 eks Gafatar dari Asrama Haji Donohudan ke Sumatera Utara, Haerudin belum bisa memastikan. "Bantuan dari kementerian bukan dalam bentuk uang, jadi misalnya langsung dipinjamkan berapa pesawat dan lain-lain," tutur Haerudin.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Berkaitan dengan panjangnya proses pembahasan anggaran di Kementerian Sosial, Haerudin menambahkan, hingga kini belum diperoleh kepastian kapan rencana pemulangan 302 eks Gafatar ke Sumatera Utara. Selama menunggu jawaban dari Kementerian Sosial, sesuai pernyataan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, para eks Gafatar akan tetap ditampung dan dipelihara di Asrama Haji Donohudan.

Seorang eks Gafatar asal Kota Medan, Sutrisno, 41 tahun, berharap pemerintah segera memulangkan dia dan eks Gafatar lainnya ke Sumatera Utara. "Uang saku dari hasil menjual barang di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, sudah habis untuk belanja kebutuhan sehari-hari di sini," ucap Sutrisno.

Sutrisno juga sudah jenuh tinggal di Asrama Haji Donohudan karena sama sekali tidak ada kegiatan. "Bosan, tiap hari cuma menganggur. Kami inginnya segera pulang dan mencari pekerjaan," kata ayah dua anak itu. 

DINDA LEO LISTY

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

WNI yang Hilang di Jepang Ditangkap Imigrasi Jepang, Pakai Visa Wisata Diduga untuk Bekerja

7 jam lalu

Judha Nugraha, Direktur perlindungan WNI & BHI Kementerian Luar Negeri. antaranews.com
WNI yang Hilang di Jepang Ditangkap Imigrasi Jepang, Pakai Visa Wisata Diduga untuk Bekerja

Direktur Pelindungan WNI Judha Nugraha mengatakan berdasarkan keterangan keluarga Revi Cahya berniat kerja di Jepang


Dosen Universitas Brawijaya Hilang, Keluarga Lapor ke Polres Malang

8 jam lalu

Berita kehilangan Habibi Subandi, dosen Universitas Brawijaya. Istimewa
Dosen Universitas Brawijaya Hilang, Keluarga Lapor ke Polres Malang

Seorang dosen Universitas Brawijaya, Malang, Habibi Subandi, 39 tahun, menghilang sejak Senin, 3 Juni 2024


WNI yang Hilang di Jepang Rupanya Ditangkap Imigrasi

8 jam lalu

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha. ANTARA/Yashinta Difa/aa.
WNI yang Hilang di Jepang Rupanya Ditangkap Imigrasi

Kabar WNI atas nama Revi Cahya Widi Sulihatin hilang di Jepang ramai dibicarakan di media sosial


WNI yang HIlang di Jepang dan Viral di Facebook Ditemukan Sehat

18 jam lalu

Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Judha Nugraha, juru bicara Kemlu Lalu Muhammad Iqbal dan Kepala Biro Dukungan Strategis Pimpinan Kemlu Rolliansyah Soemirat saat konferensi pers di Jakarta Pusat pada Rabu, 29 Mei 2024. TEMPO/Nabiila Azzahra A.
WNI yang HIlang di Jepang dan Viral di Facebook Ditemukan Sehat

KJRI Osaka telah menemukan WNI atas nama Revi Cahya Widi Sulihatin yang sebelumnya dikabarkan hilang di Jepang.


Dosen Universitas Brawijaya Habibi Subandi Dilaporkan Menghilang Sejak Awal Juni

1 hari lalu

Berita kehilangan Habibi Subandi, dosen Universitas Brawijaya. Istimewa
Dosen Universitas Brawijaya Habibi Subandi Dilaporkan Menghilang Sejak Awal Juni

Dosen Universitas Brawijaya Habibi Subandi menghilang. Keluarga baru tahu ketika kampus memberi tahu dosen itu tak mengajar sepekan terakhir.


Tiga Pemancing Hilang di Perairan Karang Suji Bangka Selatan, Kapal Tenggelam Dihantam Ombak Besar

14 hari lalu

Ilustrasi kapal tenggelam. Alexander Koerner/Getty Images
Tiga Pemancing Hilang di Perairan Karang Suji Bangka Selatan, Kapal Tenggelam Dihantam Ombak Besar

Seorang pemancing, Andong, diselamatkan Anak Buah Kapal (ABK) KM Kaisar yang melintas di perairan Karang Suji, Bangka Selatan.


SAR Timika Hentikan Pencarian ABK KM Papua Jaya 2 yang Diduga Jatuh ke Laut, Empat Hari Tidak Ditemukan

48 hari lalu

Ilustrasi orang tenggelam. FOX2now.com
SAR Timika Hentikan Pencarian ABK KM Papua Jaya 2 yang Diduga Jatuh ke Laut, Empat Hari Tidak Ditemukan

Penyisiran untuk mencari ABK KM Papua Jaya 2 itu dilakukan sesuai Sarmap Prediction Basarnas Command Center (BBC), namun hasilnya nihil.


Temuan Kerangka Manusia Ditimbun di Belakang Rumah di Kabupaten Wonogiri, Ada Bekas Luka Terbakar

54 hari lalu

Ilustrasi pembunuhan. FOX2now.com
Temuan Kerangka Manusia Ditimbun di Belakang Rumah di Kabupaten Wonogiri, Ada Bekas Luka Terbakar

Penemuan kerangka manusia yang diduga korban pembunuhan itu berawal dari laporan orang hilang oleh keluarganya.


Satu Keluarga Pemain Ski Hilang di Zermatt Swiss

11 Maret 2024

Peserta mendaki puncak Rosablanche selama perlombaan Glacier Patrol ke-21 di pegunungan antara Zermatt dan Verbier, Swis, 18 April 2018. Perlombaan ini pertama kali diselenggarakan pada April 1943 dan hanya diikuti peserta militer. AP/Jean- Christophe Bott
Satu Keluarga Pemain Ski Hilang di Zermatt Swiss

Lima dari total orang hilang di gunung Tte Blanche Swiss tersebut adalah satu keluarga.


Bawaslu: Satu Petugas Pengawas Pemilu di Papua Tengah Hilang dan Belum Ditemukan

27 Februari 2024

Petugas Badan Pengawas Pemilu daerah memeriksa kotak suara di kantor RW 04 di kawasan Cempaka Putih, Jakarta, Selasa, 13 Februari 2024. Pendistribusian logistik pemilu itu diangkut menggunakan truk pengangkut (dump truck) dari gudang logistik dengan pengawalan ketat petugas gabungan. PPSU diperbantukan untuk mengangkut logistik tersebut dari gudang logistik untuk dibawa ke kantor RW maupun langsung ke TPS-TPS. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Bawaslu: Satu Petugas Pengawas Pemilu di Papua Tengah Hilang dan Belum Ditemukan

Bawaslu menyebut petugas pengawas Pemilu asal Papua Tengah itu dilaporkan hilang sejak 11 Februari lalu.