Hanura dan PAN Dukung Ahok Maju Gubernur DKI 2017  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengajak Presiden Joko Widodo meninjau Jakarta Smart City Lounge di Balai Kota, 29 Januari 2016. Hal ini dilakukan agar mampu memecahkan solusi dalam kekurangan infrastruktur. Ujar ahok saat diskusi dengan Jokowi. Tempo/ Aditia Noviansyah

    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengajak Presiden Joko Widodo meninjau Jakarta Smart City Lounge di Balai Kota, 29 Januari 2016. Hal ini dilakukan agar mampu memecahkan solusi dalam kekurangan infrastruktur. Ujar ahok saat diskusi dengan Jokowi. Tempo/ Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jayapura - Setelah Partai NasDem, giliran dua partai lain yang akan menyokong Basuki Tjahaja Purnama untuk maju dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017. Wakil Ketua DPP Hanura Nurdin Simbolon menyatakan Partai Hanura akan memberi dukungan kepada Ahok untuk maju menjadi Gubernur DKI periode 2017-2022.

    "Kami akan memberikan dukungan kepada Ahok dalam pilkada 2017," kata Simbolon di Jayapura, Selasa, 23 Februari 2016. Dia menyebutkan, dukungan terhadap Ahok diberikan Hanura karena hingga kini belum ada kader dari partai tersebut yang berniat maju memperebutkan kursi DKI 1.

    Namun Nurdin Simbolon, yang juga Ketua Fraksi Hanura di Dewan Perwakilan Rakyat, mengatakan bila nanti ada kader Hanura yang mencalonkan diri dan dianggap mampu bersaing, pihaknya akan memberikan dukungan.

    Sementara itu Ketua PAN Zulkifli Hasan yang ditemui secara terpisah di Jayapura mengakui, ada beberapa nama yang saat ini mulai dilirik PAN untuk DKI 1, termasuk Ahok.

    Selain Ahok, PAN juga memiliki calon dari partai serta nonpartai, seperti Dessy Ratnasari, Sandiaga Uno, atau Yusril serta beberapa nama calon lain. "PAN tetap memberikan kesempatan baik kepada partai maupun nonpartai untuk ikut penjaringan yang akan dilaksanakan April mendatang," kata Zulkifli Hasan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.