Menteri Anies Baswedan Minta Seleksi Guru PNS Diperketat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ribuan Guru Honorer, Pegawai Adminitrassi  Sekolah dan Pegawai Honorer Pemda yang tergabung dalam Forum Honorer Kategori 2 Indonesia (FHK2I) melakukan unjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta, 10 Februari 2016. Dalam aksinya, ribuan buruh menuntut pengangkatan statusnya sebagai Pegawai Negeri. TEMPO/Amston Probel

    Ribuan Guru Honorer, Pegawai Adminitrassi Sekolah dan Pegawai Honorer Pemda yang tergabung dalam Forum Honorer Kategori 2 Indonesia (FHK2I) melakukan unjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta, 10 Februari 2016. Dalam aksinya, ribuan buruh menuntut pengangkatan statusnya sebagai Pegawai Negeri. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan meminta standar rekrutmen guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) ditingkatkan. Menurut dia, rekrutmen PNS di bidang keguruan tidak bisa dilakukan secara sembarangan.

    "Mengangkat PNS biasa dan guru beda. PNS guru harus ada kriterianya," kata Anies di Jakarta, Ahad, 14 Februari 2016. Menurut dia, hal itu perlu dilakukan karena guru merupakan pencetak generasi muda.

    Menurut Anis, saat ini pertumbuhan siswa di Indonesia mencapai 17 persen. Sementara untuk guru PNS 23 persen. Untuk guru honorer peningkatannya bisa mencapai 800 persen. Untuk kategori Sekolah Dasar rasio guru dan murid 1:11. Jumlah ini dirasa Anies sudah cukup.

    Salah satu yang menjadi penyebabnya adalah penerimaan guru honorer di daerah yang cukup banyak. Kebanyakan dari guru ini berharap mereka dapat diangkat menjadi PNS. Padahal pemerintah daerah tidak dapat mengangkat. "Sekarang kementerian pemberdayagunaan negara jadi kelimpahan," ujar dia.

    Anies mengaku pernah menawarkan guru honorer untuk diangkat menjadi PNS, tetapi dengan syarat ditempatkan di daerah lain yang kekurangan guru. Namun, kebanyak dari mereka enggan dengan penawaran ini lantaran tak ingin pindah.

    MAWARDAH NUR HANIFIYANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.