Waspada, BMKG: Potensi Hujan di Sumatera Barat Tinggi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Umat muslim berjalan menuju masjid saat hujan, di halaman Masjid Raya, Sumatera Barat, Kamis (08/08).TEMPO/Dasril Roszandi

    Umat muslim berjalan menuju masjid saat hujan, di halaman Masjid Raya, Sumatera Barat, Kamis (08/08).TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi Sumatera Barat masih berpotensi mengalami hujan, Rabu, 10 Februari 2016.

    Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Ketaping, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Budi Iman Samiaji, mengatakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi di kawasan pesisir pantai, seperti Kota Padang, Pesisir Selatan, dan Pasaman Barat. Hujan disertai dengan angin kencang.

    "Meluas ke Bukittinggi, Pasaman, Agam, Padang Panjang, dan Pariaman," ujar Budi, Rabu, 10 Februari 2016.

    Menurut Budi, potensi hujan tinggi juga ada di Kabupaten Limapuluh Kota dan Kabupaten Solok Selatan, yang dilanda banjir dan longsor pada Senin, 8 Februari 2016. Hujan diperkirakan turun pada sore hari, dengan intensitas sedang hingga lebat.

    Makanya, Budi menambahkan, masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan, terutama yang berada di daerah yang berpotensi terjadi banjir dan longsor.

    Budi mengatakan, awal Februari ini seharusnya sudah masuk musim kering. Namun, karena ada anomali cuaca, terjadi pergeseran. Sehingga hingga sekarang masih lembap.

    "Seharusnya akhir Januari sudah kering. Namun, ada anomali," ujarnya.

    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Limapuluh Kota Nasrianto mengatakan warga sudah kembali ke rumahnya masing-masing. Sebab, banjir di daerahnya sudah mulai surut.

    Namun, menurut Nasrianto, warga tetap diminta waspada. Sebab, Limapuluh Kota masih berpotensi terjadi hujan.

    "Sudah mendung. Kami BPBD masih siaga," ujar Nasrianto saat dihubungi Tempo, Rabu, 10 Februari 2016.

    ANDRI EL FARUQI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.