Mantan Anggota Gafatar di Surabaya Mulai Dipulangkan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi bermain bersama anak-anak di penampungan eks-anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) di Asrama Transito Dinas Transmigrasi dan Kependudukan Jawa Timur, Surabaya, 24 Januari 2016. Selama di penampungan, anak-anak tersebut akan diberi pendampingan selama 3 hari berada di asrama. ANTARA/Zabur Karuru

    Polisi bermain bersama anak-anak di penampungan eks-anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) di Asrama Transito Dinas Transmigrasi dan Kependudukan Jawa Timur, Surabaya, 24 Januari 2016. Selama di penampungan, anak-anak tersebut akan diberi pendampingan selama 3 hari berada di asrama. ANTARA/Zabur Karuru

    TEMPO.CO, Surabaya - Sebanyak 180 mantan anggota Gafatar yang sejak Sabtu pagi lalu tinggal di penampungan Asrama Transito Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan Jawa Timur, Jalan Margorejo Nomor 74, Surabaya, dipulangkan ke daerah masing-masing.

    "Kemarin malam, kami pulangkan 180 eks anggota Gafatar ke daerah masing-masing,” kata Asisten III Bidang Kesra Pemerintah Provinsi Jawa Timur Shofwan kepada Tempo di penampungan, Senin pagi, 24 Januari 2016.

    Rinciannya, ucap Shofwan, yang sudah dipulangkan ke Kabupaten Lamongan sebanyak 6 orang, Kota Mojokerto 4 orang, Kabupaten Mojokerto 23 orang, Kabupaten Sidoarjo 16 orang, dan Kabupaten Nganjuk 12 orang.

    Selain itu, yang dipulangkan ke Kabupaten Ngawi sebanyak 3 orang, Kabupaten Gresik 27 orang, Kabupaten Jombang 19 orang, Kabupaten Blitar 24 orang, Kabupaten Trenggalek 5 orang, Kabupaten Pasuruan 30 orang, dan Kabupaten Bojonegoro 11 orang. “Total, 180 warga eks anggota Gafatar telah dipulangkan ke daerah masing-masing,” ujarnya.

    Data itu, tutur dia, berdasarkan kedatangan eks anggota Gafatar sejak Sabtu lalu yang merupakan kloter pertama dan kloter kedua sebanyak 389 orang. Pada Minggu kemarin, datang lagi 185 orang dari kloter ketiga. Dan pada Senin ini pukul 00.36, datang lagi eks anggota Gafatar sebanyak 147 orang. “Jadi total semuanya yang telah tiba di Surabaya sejumlah 721 orang,” tuturnya.

    Apabila dikurangi dengan jumlah yang sudah dipulangkan ke daerah masing-masing, masih ada 541 orang di penampungan. “Hingga saat ini, masih tetap terpantau aman dan kondusif,” katanya.

    MOHAMMAD SYARRAFAH



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.